250 Santri Ikuti Pasaran Ramadan di Ponpes Al Mubayyidliyyah Cikakak

SUKABUMI – Tradisi pasaran Ramadan kembali digelar di Pondok Pesantren Al Mubayyidliyyah, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini diikuti sekitar 250 santri dan berlangsung sejak malam pertama Ramadan hingga 20 Ramadan 1447 H. Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan agenda tafarukan sebagai penanda berakhirnya pengajian.

Pasaran Ramadan dipimpin langsung oleh Mudirul Ma’had Ponpes Al Mubayyidliyyah, KH Saepul Kamaludin. Dalam kegiatan tersebut, para santri mendalami sejumlah kitab klasik, di antaranya Ukudul Juman beserta takrirannya, Daqoiq Ahbar, serta Tanqihul Qoul.

Baca Juga: Malam Pertama Ramadan, Jamaah Padati Masjid Agung Palabuhanratu untuk Tarawih dan Tadarus

Pengajian dilaksanakan secara rutin setiap siang dan malam selama bulan Ramadan. Momentum ini dimanfaatkan para santri untuk memperdalam pemahaman keilmuan sekaligus meningkatkan kualitas spiritual di bulan penuh berkah.

“Pasaran Ramadan ini menjadi ajang memperdalam pemahaman kitab-kitab klasik sekaligus menguatkan tradisi keilmuan pesantren,” ujar salah seorang santri.

Salah satu pengurus organisasi santri, Nopal, menyebutkan bahwa pasaran Ramadan memiliki makna tersendiri bagi para santri. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kajian materi, tetapi juga melatih kedisiplinan dan konsistensi dalam menuntut ilmu.

Baca Juga: Desak THR Sesuai UMK, Aksi Buruh PT Muara Tunggal Sukabumi Picu Kemacetan di Cibadak Sukabumi

“Suasana Ramadan membuat proses belajar terasa lebih khusyuk dan penuh keberkahan. Kami berharap ilmu yang dipelajari selama pasaran bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Nopal.

Dengan berakhirnya kegiatan pada 20 Ramadan mendatang, para santri akan mengikuti tafarukan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan pesantren.

The post 250 Santri Ikuti Pasaran Ramadan di Ponpes Al Mubayyidliyyah Cikakak first appeared on Sukabumi Ku.

Pos terkait