12 Tim Pajak Jadi Andalan Ayep Zaki Dongkrak PAD Sukabumi

SUKABUMI — Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyatakan optimisme tinggi terhadap kinerja 12 Tim Optimalisasi Pajak yang dibentuk Pemerintah Kota Sukabumi sebagai langkah strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Ayep Zaki, pembentukan tim tersebut menjadi bagian dari upaya serius Pemkot dalam memperkuat pendapatan daerah yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik.

Bacaan Lainnya

“Sebanyak 12 tim optimalisasi pajak ini kita evaluasi setiap bulan. Seluruh programnya mengacu pada 26 indikator keberhasilan yang nantinya diukur melalui indeks pencapaian target,” ujar Ayep Zaki.

Ia menjelaskan, 26 indikator tersebut menjadi muara kebijakan fiskal daerah karena berpengaruh langsung terhadap peningkatan PAD dan kekuatan APBD. Pemkot Sukabumi, kata dia, menargetkan lonjakan signifikan PAD dari sebelumnya sekitar Rp135 miliar menjadi di atas Rp600 miliar.

“Mudah-mudahan target ini tercapai. Ini kita kerjakan agar pembangunan di Kota Sukabumi bisa lebih optimal dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ayep Zaki juga menegaskan bahwa Tim Optimalisasi Pajak melibatkan 12 dinas terkait yang secara langsung dikoordinasikan oleh sekretaris dinas (Sekdis) masing-masing, sehingga pengawasan dan eksekusi kebijakan berjalan lebih efektif.

Selain itu, Pemkot Sukabumi juga membentuk 10 tim lapangan yang bertugas melakukan monitoring dan pendataan wajib pajak secara berkala setiap tiga bulan. Seluruh wajib pajak akan dicatat dan dipetakan berdasarkan tingkat kepatuhan mereka.

“Dari situ kita bisa melihat mana wajib pajak yang taat dan mana yang belum taat. Ini menjadi dasar evaluasi dan pembinaan ke depan,” jelasnya.

Meski capaian PAD belum sepenuhnya menyentuh target, Ayep Zaki mengakui sudah ada perkembangan positif pada triwulan pertama tahun ini. Pemerintah daerah pun terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar optimalisasi pajak berjalan maksimal.

Pos terkait