Krisis Armada Sampah, DLH Sukabumi Ajukan Penambahan 500 Unit

SUKABUMI – Persoalan sampah di Kabupaten Sukabumi tidak terlepas dari keterbatasan armada pengangkut milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati. Secara terbuka, Ia mengakui jumlah armada pengangkut sampah masih jauh dari ideal.

“Armada kita kan kurang, sangat kurang sekali dari kapasitas penduduk dan kebutuhan yang ada,” ujar Nunung kepada sukabumiku.id, Kamis (12/2/2026).

Kekurangan armada menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah wilayah. Beberapa diantaranya terlihat di Jalan Patuguran dan Siliwangi di Kecamatan Palabuhanratu.

Nunung menjelaskan, DLH Kabupaten Sukabumi hanya memiliki 54 unit truk pengangkut sampah. Jumlah tersebut tidak sebanding dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang harus dilayani.

“Kita cuma punya 52 dan dua armada baru. Jadi totalnya 54 unit untuk melayani se-Kabupaten Sukabumi,” imbuh Nunung.

Soal jumlah Ideal, Nunung memaparkan jumlah armada yang dibutuhkan mencapai 500 unit. Artinya, Kabupaten Sukabumi harus menambah jumlah pengangkut sampah hingga hampir sepuluh kali lipat.

“Kalau bicara ideal kami perkirakan butuh 500 unit untuk melayani enam wilayah,” kata dia.

Keterbatasan ini menjadikan alasan bahwa yang menyebabkan pengangkutan sampah liar tidak bisa dilakukan secara langsung dan harus menunggu antrean layanan rutin. Meski begitu, DLH memastikan seluruh sampah tetap akan diangkut.

DLH juga meminta partisipasi dari masyarakat agar lebih disiplin dalam membuang dan memilah sampah, guna mengurangi tekanan terhadap sistem pengangkutan yang ada.

Pos terkait