Aksi Pencurian Terekam CCTV, Ibu Paruh Baya Diamankan di Pasar Lembang

KAB. BANDUNG BARAT – Aksi pencurian yang dilakukan seorang ibu paruh baya di Pasar Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat, terekam kamera pengawas atau CCTV dan sempat menyita perhatian warga.

Berdasarkan hasil penelusuran, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 05.00 WIB, saat aktivitas pasar mulai ramai oleh pedagang dan pembeli.

Bacaan Lainnya

Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat memanfaatkan kelengahan penjual untuk mengambil sejumlah dagangan. Beberapa bungkusan makanan dimasukkan ke dalam kantong plastik yang telah dibawanya. Usai menguasai barang, pelaku langsung meninggalkan kios tanpa melakukan pembayaran.

Pemilik kios yang menyadari adanya kehilangan barang kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan Pasar Panorama Lembang. Tak berselang lama, petugas keamanan bersama aparat kepolisian berhasil mengamankan pelaku di sekitar area pasar.

Bhabinkamtibmas Desa Lembang, Aiptu Gunawan, mengatakan pelaku merupakan seorang perempuan berusia sekitar 60 tahun yang selama ini tinggal mengontrak di sekitar kawasan pasar.

“Pelaku seorang ibu berusia sekitar 60 tahun. Ia mengontrak di sekitar Pasar Panorama,” ujar Gunawan, Minggu (18/1/2016).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap dan tengah mengalami kesulitan ekonomi. Ia juga mengungkapkan kesulitan membayar biaya kontrakan tempat tinggalnya.

Selain itu, pelaku diketahui memiliki seorang anak yang sedang sakit dan membutuhkan biaya pengobatan, yang semakin memperberat kondisi ekonominya.

Gunawan menjelaskan, barang yang diambil pelaku berupa sebungkus cireng dan dendeng kere ayam, dengan total kerugian pemilik kios diperkirakan sekitar Rp50 ribu.

“Alamat pelaku tercatat di kawasan Rajawali, Kota Bandung. Namun ia sudah tidak memiliki keluarga di sana. Selama di Lembang, pelaku mengontrak dan belum memiliki KTP maupun identitas kependudukan,” ungkapnya.

Mempertimbangkan kondisi pelaku, pemilik kios akhirnya memilih tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum. Kasus pencurian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

Pelaku tidak ditahan dan seluruh barang hasil curian telah dikembalikan kepada pemilik kios. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

“Warga dengan kondisi seperti ini seharusnya mendapat perhatian dari negara. Karena itu, kami sudah menghubungi Dinsos agar segera ditindaklanjuti,” tandas Gunawan.(*)

Pos terkait