
SUKABUMI – Pergantian kepemimpinan di Kecamatan Palabuhanratu menghadirkan tantangan tersendiri bagi Sutopo. Selain menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat Palabuhanratu, ia juga masih menjabat sebagai Camat Cikakak. Dua wilayah dengan karakter berbeda ini menuntut kemampuan manajerial dan koordinasi yang kuat.
Sebagai ibu kota Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu dikenal memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Berbagai persoalan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani, mulai dari isu pertanahan hingga menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat.
Lurah Palabuhanratu, Yadi Supriadi, menilai bahwa tantangan di wilayah tersebut tidak sederhana. “Kompleksitas permasalahan di Kecamatan Palabuhanratu cukup tinggi, terutama terkait pertanahan dan kondusivitas wilayah,” ujarnya.
Baca Juga: Tongkat Estafet Berpindah, Sutopo Siap Pimpin Palabuhanratu
Ia menambahkan, pendekatan berbasis kearifan lokal serta komunikasi persuasif menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Jayanti, Nandang. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah kecamatan dan desa menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan.
Ia juga mengapresiasi kepemimpinan sebelumnya yang dinilai mampu menjaga kondusivitas wilayah, termasuk dalam pengembangan destinasi wisata Batu Bintang yang kini semakin dikenal luas.
Baca Juga: Ketua DPRD Soroti Peran Strategis Guru Olahraga di Jambore IGORNAS Sukabumi
Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi unik karena memadukan wisata alam dengan wisata industri yang berdampingan dengan area PLTU.
Sementara itu, Sutopo menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah yang diberikan, meski harus membagi fokus antara dua wilayah yang dipimpinnya. “Kami membutuhkan kerja sama dari semua pihak. Tanpa dukungan, upaya ini tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya manajemen waktu dan koordinasi agar tanggung jawab di Kecamatan Cikakak dan Palabuhanratu dapat berjalan seimbang.
Dengan dukungan lintas sektor, diharapkan kepemimpinan Sutopo mampu menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendorong pembangunan yang lebih optimal di pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi tersebut.
The post Beban Ganda Sutopo, Pimpin Palabuhanratu di Tengah Kompleksitas Wilayah first appeared on Sukabumi Ku.















