BANDUNG — PERSIB Bandung menatap optimistis babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/26 usai hasil undian mempertemukan Maung Bandung dengan wakil Thailand, Ratchaburi FC. Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menilai laga tersebut sebagai tantangan yang realistis untuk membuka peluang melangkah lebih jauh di kompetisi Asia.
Hodak mengatakan, Thailand bukan wilayah yang asing bagi PERSIB. Tim sebelumnya pernah menjalani pemusatan latihan pramusim di Negeri Gajah Putih dan mencatat hasil positif saat bertandang ke markas Bangkok United pada fase grup. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting jelang duel melawan Ratchaburi.
“Saya melihat Ratchaburi sebagai tim yang bisa kami hadapi dan kami tantang. Kami juga diuntungkan karena laga kedua dimainkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Jika stadion penuh, situasinya tentu tidak mudah bagi tim tamu,” ujar Hodak usai sesi latihan di Stadion GBLA, Rabu (31/12/2025).
Menurut pelatih asal Kroasia itu, dukungan Bobotoh di Bandung berpotensi menjadi faktor pembeda, khususnya pada laga penentuan. Atmosfer Stadion GBLA diyakini mampu memberi dorongan tambahan bagi Beckham Putra Nugraha dan rekan-rekannya untuk tampil maksimal.
Meski demikian, Hodak juga menyoroti tantangan yang harus dikelola tim, terutama padatnya jadwal pertandingan. PERSIB saat ini tengah mengupayakan penyesuaian jadwal di Super League 2025/26 agar persiapan menuju laga AFC Champions League Two dapat berjalan lebih optimal.
“Kami sedang fokus mengajukan penjadwalan ulang di liga, karena ada periode di mana kami harus memainkan tiga pertandingan dalam dua pekan. Jika penyesuaian ini bisa dilakukan, saya percaya peluang kami untuk lolos ke babak berikutnya sangat terbuka,” kata Hodak.
Dengan pengalaman internasional yang terus bertambah, persiapan yang dimatangkan, serta dukungan penuh publik Bandung, PERSIB bertekad tampil maksimal pada babak gugur AFC Champions League Two 2025/26 dan menjaga asa melangkah lebih jauh di kompetisi Asia.(*)

















