BANDUNG – PERSIB Bandung menatap laga krusial menghadapi Bali United pada pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Kemenangan menjadi harga mati bagi Maung Bandung untuk mempertahankan posisi puncak klasemen.
Saat ini, PERSIB masih memimpin dengan koleksi 61 poin, hanya unggul satu angka dari Borneo FC yang sebelumnya sukses menang telak 5-1 atas PSBS Biak. Kondisi ini membuat persaingan di papan atas semakin ketat.
Pelatih PERSIB, Bojan Hodak, menegaskan timnya akan fokus penuh mengamankan tiga poin di kandang. Ia menilai kemenangan sangat penting untuk menjaga jarak dari para pesaing terdekat.
“Ini pertandingan penting bagi kami. Kami akan mencoba mempertahankan kemenangan di kandang agar bisa menjaga jarak dengan tim lainnya,” ujar Hodak.
Rekor kandang PERSIB yang masih sempurna musim ini menjadi modal kuat menghadapi Bali United. Dukungan penuh Bobotoh di GBLA juga diharapkan menjadi faktor penentu dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit tersebut.
Meski demikian, PERSIB dipastikan kehilangan Julio Cesar yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Posisi tersebut kemungkinan akan diisi oleh Patricio Matricardi yang kembali tersedia setelah menjalani hukuman serupa.
Di sisi lain, Bali United datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Johnny Jansen membawa modal kemenangan besar pada laga sebelumnya, yang menjadi suntikan moral untuk menghadapi pemuncak klasemen.
Jansen mengakui kekuatan PERSIB, namun menegaskan timnya tidak datang ke Bandung untuk bertahan. Bali United tetap mengincar kemenangan dan siap memberi tekanan sejak awal laga.
“PERSIB punya peluang besar untuk jadi juara, tapi kami ingin memberi tekanan dan membawa pulang tiga poin ke Bali,” tegas Jansen.
Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu laga penentu dalam perburuan gelar musim ini, sekaligus ujian konsistensi bagi PERSIB dalam menjaga tren positif di kandang.**















