Munggahan dan Imlek 2026 Tingkatkan Aktivitas Wisata di Pantai Cibuaya

SUKABUMI – Momentum tradisi Munggahan yang bertepatan dengan libur Imlek 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata sekaligus memancing di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Pantai di wilayah selatan Sukabumi ini menjadi salah satu tujuan favorit bagi pemancing yang ingin mengisi waktu menjelang Ramadan dengan kegiatan di alam terbuka.

Sejak pagi hari, deretan pemancing tampak memadati sejumlah titik di sepanjang garis pantai. Mereka datang secara berkelompok maupun bersama keluarga. Bagi sebagian pengunjung, memancing di Pantai Cibuaya menjadi bagian dari tradisi Munggahan, sebagai sarana berkumpul, bersantai, sekaligus refleksi diri sebelum memasuki bulan suci.

Pantai Cibuaya dikenal memiliki karakter laut lepas dengan potensi ikan yang cukup beragam. Kondisi tersebut menjadikannya lokasi yang diminati pemancing pantai, terutama saat musim libur panjang. Selain menyalurkan hobi, wisatawan juga menikmati suasana pantai yang masih relatif alami dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Salah seorang wisatawan, Mail (45), asal Bogor, mengatakan bahwa memancing di Pantai Cibuaya saat Munggahan memiliki makna tersendiri.

“Biasanya sebelum Ramadan saya Munggahan bareng keluarga. Di sini bisa mancing, kumpul, dan menikmati alam. Suasananya tenang, cocok untuk persiapan batin,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Menjelang sore hari, aktivitas memancing mulai berkurang seiring wisatawan menikmati panorama matahari terbenam. Momen tersebut menjadi penutup kebersamaan keluarga dan komunitas pemancing sebelum kembali ke rutinitas.

Dengan meningkatnya kunjungan wisata memancing saat Munggahan dan libur Imlek 2026, Pantai Cibuaya dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata minat khusus berbasis budaya dan alam di Sukabumi selatan, dengan tetap menjaga keselamatan serta kelestarian lingkungan pesisir.

Pos terkait