Palawi Bereskan Pajak, Bapenda, Pariwisata Bandung Barat Makin Ngebut

Kab. Bandung Barat – Kabar segar datang dari dunia pariwisata Kabupaten Bandung Barat. PT Palawi Risorsis (Econique), anak perusahaan Perum Perhutani, memastikan seluruh kewajiban pajak daerahnya tuntas dibayarkan.

Langkah ini langsung mendapat apresiasi dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung Barat.

Bacaan Lainnya

Kepastian itu mengemuka dalam pertemuan strategis di Kantor Bapenda KBB. Manajemen Palawi menegaskan bahwa kewajiban pajak telah diselesaikan sesuai aturan yang berlaku. Komitmen tersebut menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menjaga tata kelola perusahaan yang transparan.

Pihak Bapenda KBB pun angkat topi. Plt Kepala Bapenda KBB Rini Sartika mengatakan, komunikasi yang terjalin berjalan lancar, terbuka, dan sesuai koridor hukum. Sinkronisasi data keuangan serta koordinasi administratif disebut sudah klop.

“Koordinasi berjalan baik dan sesuai aturan. Ini menunjukkan ada kesamaan visi antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah,” ujar Rini, Sabtu 14 Ferbruari 2026.

Dengan rampungnya klarifikasi dan penyelarasan data pajak, sinergi kedua pihak kini makin solid. Pemerintah daerah bahkan menyatakan dukungan penuh terhadap unit-unit usaha wisata yang dikelola Palawi di wilayah Bandung Barat.

Tak main-main, dukungan ini jadi angin segar bagi iklim investasi pariwisata. Pasalnya, peran Palawi dinilai strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di kawasan wisata.

Sementara itu, Direktur Utama PT Perhutani Alam Wisata Risorsis, Tedy Sumarto, menegaskan bahwa, transparansi adalah fondasi utama bisnis pariwisata yang dijalankan perusahaannya.

“Kami berkomitmen untuk selalu patuh terhadap aturan. Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan terus kami perkuat demi pengembangan pariwisata berkelanjutan,” kata Tedy.

Ke depan, lanjut dia, pengembangan wisata akan difokuskan pada konsep ramah lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Harapannya, sektor pariwisata tak hanya mendongkrak ekonomi, tapi juga membawa dampak sosial dan ekologis yang positif,” ucapnya.

Sinergi antara Palawi dan Bapenda KBB ini diharapkan jadi contoh kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan pelaku usaha. Pajak beres, wisata melesat, ekonomi daerah pun makin kuat.*

Pos terkait