
SUKABUMI – Penangkapan seorang oknum kyai pendiri pondok pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap santriwati, memantik perhatian publik. Kasus tersebut turut disorot karena dinilai berbanding terbalik dengan penanganan perkara serupa di Sukabumi yang hingga kini belum tuntas.
Tersangka berinisial AS (52) berhasil diamankan aparat kepolisian dan tiba di Polresta Pati pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Ia langsung digiring ke ruang Satreskrim dengan pengawalan ketat.
Sementara itu, di Kabupaten Sukabumi, penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum dai sekaligus pimpinan pondok pesantren di Kecamatan Cicantayan masih berjalan. Dai kondang berinisial M alias T itu hingga kini masih buron.
Baca Juga: Gegara Gas Bocor, Kios Ayam Geprek di Cikembar Sukabumi Ludes Terbakar
Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Hartono, menyatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan upaya pencarian terhadap terduga pelaku. Proses penyelidikan disebut masih berlangsung dengan mengumpulkan berbagai informasi di lapangan.
“Kita masih terus berupaya dalam pengejaran. Minta doanya ya,” kata Hartono dikonfirmasi sukabumiku.id.
Sebelumnya, kuasa hukum korban, Rangga Suria Danuningrat dari LBH Pro Umat, juga mendesak aparat penegak hukum agar lebih serius menangani perkara tersebut, mengingat kasus ini menyangkut tokoh agama dan korban yang masih di bawah umur.
Baca Juga: Band Hardcore Sukabumi Sayap Kiri Siap Rilis Karya Penuh Energi dan Perlawanan
“Kami mendesak kepolisian untuk bekerja ekstra keras karena ini menyangkut pemuka agama. Apalagi yang dilakukan pelaku merupakan kejahatan luar biasa dengan korban anak-anak,” tegasnya.
Kasus di Cicantayan sendiri telah dilaporkan sejak 25 Februari 2026. Hingga kini, korban yang melapor secara resmi tercatat tiga orang. Namun, berdasarkan data yang dihimpun, jumlah korban diduga mencapai delapan orang, meski sebagian belum berani mengungkapkan kejadian yang dialaminya.
Rangga juga mengungkapkan bahwa sejumlah korban bahkan telah dipindahkan oleh keluarganya ke luar daerah karena alasan keamanan dan trauma.
The post Pendiri Ponpes di Pati Diciduk, Oknum Dai Asal Cicantayan Sukabumi Apa Kabar? first appeared on Sukabumi Ku.















