Rakernas APKASI 2026 Fokus Penguatan Pangan, Energi, dan Infrastruktur, Bupati Bandung Tekankan Hilirisasi Ekonomi Daerah

BANDUNG– Penguatan pangan, energi, dan infrastruktur dasar menjadi fokus utama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 yang digelar di Grand Lotus Ballroom, Hotel Aston Batam, Senin (19/1/2026).

Bupati Bandung Dadang Supriatna, selaku Ketua Harian APKASI, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan guna mendorong pembangunan daerah yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan, sejalan dengan agenda pembangunan nasional.

Bacaan Lainnya

Dalam paparannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS itu mengangkat tema “Penguatan Infrastruktur Dasar Kabupaten untuk Mendukung Konektivitas Layanan Publik dan Hilirisasi Ekonomi Daerah dalam Kerangka Asta Cita.” Ia menekankan bahwa infrastruktur dasar kabupaten memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus mempercepat hilirisasi ekonomi berbasis potensi lokal.

“Penguatan infrastruktur dasar menjadi kunci untuk membuka akses ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong nilai tambah ekonomi daerah,” ujar Kang DS dalam forum Rakernas APKASI 2026.

Rakernas APKASI 2026 sendiri menjadi forum strategis penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan dan inklusif.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam arahannya menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan sebagai program prioritas nasional. Ia menyebut percepatan swasembada pangan didukung deregulasi pupuk bersubsidi yang mampu menurunkan harga hingga 20 persen, meningkatkan ketersediaan sarana produksi, serta mendorong kesejahteraan petani.

“Produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34,71 juta ton dengan stok tertinggi sepanjang sejarah. Ini menunjukkan kebijakan pangan berjalan efektif,” jelas Mentan Amran.

Selain sektor pangan, Rakernas APKASI juga menyoroti peluang pengembangan energi terbarukan dan elektrifikasi wilayah. Hal ini ditandai dengan pemaparan solusi teknologi energi dari AMPACE yang menghadirkan sistem Solar BESS Diesel untuk mendukung pasokan listrik andal dan berkelanjutan, khususnya di wilayah terpencil.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menekankan pentingnya penguatan infrastruktur dasar kabupaten dalam mendukung konektivitas wilayah, layanan publik, serta hilirisasi ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045.

Pembangunan infrastruktur ke depan diarahkan pada ketahanan air, jalan dan jembatan, kawasan permukiman, serta wilayah swasembada pangan dan energi, dengan pendekatan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, komunitas, dan media.

Pos terkait