BANDUNG – PERSIB Bandung resmi memperkenalkan Layvin Kurzawa sebagai rekrutan anyar untuk putaran kedua Super League 2025/2026. Kehadiran pemain asal Prancis ini bukan sekadar menambah daftar pemain asing, tetapi menjadi bagian penting dalam proses building the team Maung Bandung menghadapi padatnya kompetisi domestik dan tantangan di level Asia.
Kurzawa direkrut atas rekomendasi langsung tim pelatih untuk memperkuat sektor kiri dan menambah fleksibilitas skema permainan. Manajemen menilai pemain berusia 33 tahun tersebut memiliki kualitas teknis, pengalaman, serta pemahaman taktik yang sesuai dengan kebutuhan tim saat ini.
Pemain kelahiran Fréjus, 4 September 1992, dikenal sebagai pemain multi-posisi. Posisi utamanya adalah bek kiri, namun Kurzawa juga mampu bermain sebagai sayap kiri dan bek tengah. Fleksibilitas ini memberikan banyak opsi bagi pelatih PERSIB, terutama dalam rotasi pemain, perubahan formasi, hingga situasi taktis di tengah pertandingan.
Secara karakter bermain, Kurzawa memiliki crossing akurat, kemampuan sweeping ball yang rapi, serta keberanian membantu serangan. Ia tidak hanya berperan dalam bertahan, tetapi juga aktif dalam transisi menyerang, sesuai dengan kebutuhan permainan modern PERSIB.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa perekrutan Kurzawa telah melalui evaluasi menyeluruh.
“Tim pelatih merekomendasikan perekrutannya untuk menambah kedalaman skuad di posisi bek kiri, sayap kiri, dan bek tengah. Kontrak diberikan hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan sesuai evaluasi performa dan kebutuhan tim,” ujar Adhitia.
Rekam jejak Kurzawa menjadi salah satu pertimbangan utama manajemen. Ia pernah memperkuat klub-klub top Eropa seperti AS Monaco, Paris Saint-Germain, Fulham, dan Boavista, serta membela Tim Nasional Prancis pada periode 2014–2019.
Pengalaman panjang tersebut diharapkan memberi dampak positif, tidak hanya di atas lapangan, tetapi juga di ruang ganti, terutama dalam membimbing pemain muda PERSIB menghadapi tekanan laga besar.
Saat ini, PERSIB juga tengah menatap fase krusial babak 16 besar AFC Champions League Two. Kompetisi Asia menuntut kedalaman skuad, ketenangan dalam pengambilan keputusan, serta pemain yang terbiasa bermain di level tertinggi.
Dalam konteks tersebut, Kurzawa diproyeksikan sebagai bagian dari kesiapan PERSIB untuk melangkah lebih jauh di kancah Asia, sekaligus menjaga konsistensi performa di Super League.
Manajemen menegaskan bahwa perekrutan Kurzawa bukan semata melihat reputasi masa lalu, melainkan kesesuaian dengan sistem permainan dan rencana tim ke depan.
“Kami berharap pemain bersangkutan dapat berkontribusi sesuai ekspektasi klub, baik di Super League maupun di AFC Champions League Two,” tambah Adhitia.
PERSIB Bandung terus menyusun dan melengkapi skuadnya. Setiap kepingan memiliki peran penting. Layvin Kurzawa kini menjadi salah satu bagian dari perjalanan Maung Bandung di musim ini.
Bienvenue, Kurzawa. Wilujeng sumping di Bandung.
















