Satria Muda Pertamina Bandung Perkasa di Kandang Satya Wacana

SEMARANG – Satria Muda Pertamina Bandung menunjukkan performa impresif saat melakoni laga tandang menghadapi Satya Wacana Salatiga pada pekan pertama Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Bermain di GOR Basket Prof. Susilo Wibowo UNDIP, Rabu (14/1/2026) malam, tim asal Bandung itu sukses mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 80–61.

Sejak tip-off, pertandingan berjalan dalam tempo tinggi. Satria Muda menurunkan lima pemain awal Juan Laurent, Jordan Ivy-Curry, Karl Gloria, Chad Brown, dan Widyanta Putra Teja. Quarter pertama berlangsung ketat dengan aksi saling balas poin. Kepercayaan pelatih Djordje Jovicic kepada Karl Gloria terbayar, di mana pemain muda berdarah Indonesia–Filipina itu tampil solid di kedua sisi lapangan. Satria Muda menutup kuarter pembuka dengan keunggulan tipis 19–18.

Bacaan Lainnya

Memasuki quarter kedua, permainan Satria Muda semakin padu. Ball movement rapi dan efektivitas penyelesaian akhir membuat jarak poin melebar. Tim tamu unggul 46–34 saat turun minum. Dominasi tersebut berlanjut di quarter ketiga, di mana Satria Muda mampu mengontrol tempo sekaligus menjaga intensitas pertahanan untuk mempertahankan keunggulan 61–48.

Pada quarter keempat, Satria Muda tampil semakin dominan. Disiplin dalam offense dan defense membuat Satya Wacana kesulitan mengejar ketertinggalan. Hingga buzzer berbunyi, Satria Muda memastikan kemenangan dengan skor akhir 80–61.

“Ini pertandingan yang menarik. Kami sangat menghormati Satya Wacana. But win is a win, dan kami senang dengan hasil hari ini. Masih ada beberapa hal yang harus kami perbaiki sebelum menghadapi Rans Simba Bogor,” ujar Abraham Damar Grahita usai laga.

Pelatih Satria Muda, Djordje Jovicic, turut mengapresiasi kinerja timnya, khususnya di sektor pertahanan.

“Para pemain menjalankan defense dengan sangat baik, terutama dalam membatasi pergerakan K. Kangu dan S. Pavlov. Jadwal awal musim cukup padat dan waktu latihan terbatas, jadi saya cukup puas dengan performa ini,” katanya.

Sementara itu, Jalen Jones menilai laga berjalan kompetitif. “Mereka sangat kompetitif. Mentalitas pantang menyerah ini penting untuk menjalani musim panjang,” ujarnya.

Secara statistik, Satria Muda unggul hampir di semua aspek. Akurasi tembakan dua angka mencapai 52 persen (26/50), ditopang free throw solid dengan persentase 79 persen (19/24). Dominasi di paint juga terlihat jelas lewat keunggulan poin 46–32 serta rebound 50–37, termasuk 15 offensive rebound yang menghasilkan banyak second chance points.

Kontribusi bangku cadangan menjadi nilai tambah dengan total 37 bench points, menegaskan kedalaman skuad Satria Muda. Jalen Jones kembali menjadi top scorer dengan 16 poin, diikuti Chad Brown (14 poin) dan Jordan Ivy-Curry (13 poin), sekaligus memastikan kontrol permainan tetap berada di tangan Satria Muda sepanjang laga. (*)

Pos terkait