Bina menyampaikan bahwa perbaikan jalan tersebut tidak menggunakan dana APBD maupun bantuan dari lembaga, komunitas, atau pihak tertentu lainnya. Seluruh pembiayaan murni berasal dari partisipasi dan donasi masyarakat.
“Pengerjaan jalan Cipasir–Cintamulya ini murni dari swadaya masyarakat. Tidak menggunakan APBD ataupun bantuan pihak lain. Pekerjaan mulai dilaksanakan sekarang,” ujar Bina Ferdiansyah di Jatinangor, Jumat (26/12).
Ia menjelaskan, kondisi jalan sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Meski secara administratif berada di wilayah Kabupaten Bandung, jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga Desa Cintamulya, Kabupaten Sumedang.
“Panjang jalan sekitar 130 meter, dimulai dari jalan nasional hingga tugu perbatasan Desa Cintamulya,” jelasnya.
Perbaikan jalan direncanakan menggunakan metode pengecoran dengan estimasi anggaran sekitar Rp150 juta. Untuk menjamin transparansi, panitia pelaksana juga menyiapkan berita acara kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat dan para donatur.
Bina turut menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah berkontribusi, di antaranya Irvan Muhammad Ali selaku pemilik Sakghan Boutiq, Tujuh Luhur Law Firm, Bahrul, serta sejumlah donatur lainnya.
Selain dukungan dana, partisipasi aktif warga melalui kegiatan gotong royong juga menjadi faktor penting dalam pelaksanaan perbaikan jalan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi. Semoga menjadi amal ibadah dan dibalas kebaikannya oleh Allah SWT,” pungkas Bina. (*)

















