BANDUNG — Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan, menginstruksikan seluruh kepala daerah di 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat untuk memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta yang akan digelar pada Minggu (11/1).
Kebijakan tersebut diambil sebagai strategi desentralisasi massa guna mencegah penumpukan suporter di sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Pasalnya, tiket pertandingan pekan ke-18 BRI Super League yang mempertemukan dua rival klasik tersebut telah ludes terjual sejak H-3.
“Saya mengimbau kepada masyarakat dan para kepala daerah di Jawa Barat untuk melaksanakan nobar di daerahnya masing-masing, karena Persib ini bukan hanya milik Kota Bandung, tapi milik Jawa Barat,” ujar Erwan Setiawan usai rapat koordinasi pengamanan di Aula Mapolrestabes Bandung, Kamis.
Erwan menjelaskan, penyelenggaraan nobar di berbagai daerah diharapkan dapat menjadi wadah bagi bobotoh yang tidak memperoleh tiket agar tetap dapat menyalurkan antusiasme secara tertib, tanpa harus memaksakan diri datang ke area stadion yang akan diberlakukan pengamanan ketat dan sistem penyekatan.
Sementara itu, dari sisi keamanan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan bahwa pengamanan laga bertajuk “El Clasico” Indonesia tersebut akan dikendalikan langsung oleh Polda Jabar. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah koordinasi lintas wilayah, termasuk dengan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.
Tidak hanya fokus pada pengamanan fisik, Polda Jabar juga akan melakukan pemantauan ketat di ruang siber. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gesekan antarsuporter yang dipicu oleh provokasi atau hasutan di media sosial.
“Semua ruang akan kami monitoring, termasuk ruang siber yang biasanya kerap muncul hasutan, supaya bisa kita antisipasi sejak dini,” kata Rudi.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama aparat kepolisian berharap, melalui kebijakan nobar dan pengamanan terpadu, pertandingan Persib Bandung kontra Persija Jakarta dapat berlangsung aman, kondusif, dan penuh sportivitas. (*)

















