Wajah Baru Jembatan Pelangi Cimanuk, Jalan Ruas Wanasalam–Jatitujuh Kini Lebih Mulus dan “Langkung SAE”

MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka merampungkan pengerjaan pengaspalan ulang di kawasan Jembatan Pelangi Cimanuk pada ruas jalan Wanasalam–Jatitujuh. Perbaikan jalan menggunakan metode hotmix dengan alat berat finisher ini menghasilkan permukaan jalan yang lebih rata, kuat, dan nyaman dilalui kendaraan.

Peningkatan infrastruktur tersebut disambut positif oleh masyarakat dan pengguna jalan yang kerap melintasi jalur tersebut setiap hari. Dengan kondisi jalan yang kini mulus dan hitam legam, perjalanan kendaraan menjadi lebih stabil dan minim guncangan.

Bacaan Lainnya

Bupati Majalengka Eman Suherman mengatakan, perbaikan jalan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur serta memperlancar mobilitas masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat berkendara dengan nyaman dan aman. Infrastruktur jalan yang baik akan memperlancar aktivitas warga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Menurutnya, kawasan Jembatan Pelangi yang melintasi Sungai Cimanuk juga memiliki nilai estetika tersendiri bagi Majalengka. Dengan perbaikan jalan tersebut, kawasan jembatan kini terlihat semakin rapi dan menjadi jalur yang lebih menyenangkan untuk dilalui.

“Jembatan Pelangi ini bukan hanya jalur transportasi, tetapi juga menjadi salah satu ikon yang membanggakan. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, kami berharap masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” katanya.

Selain memberikan kenyamanan, permukaan jalan yang lebih rata juga meningkatkan keselamatan berkendara. Daya cengkeram ban kendaraan menjadi lebih optimal sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan rusak atau berlubang.

Eman juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik tersebut agar tetap awet dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. Jika dijaga bersama, jalan dan jembatan ini akan bertahan lebih lama dan manfaatnya bisa dirasakan oleh semua,” tuturnya.

Eman juga mengusulkan pemasangan portal pembatas kendaraan di sekitar jembatan. Hal ini dimaksudkan agar kendaraan bermuatan berat seperti truk tronton dengan kapasitas di atas 30 ton tidak melintasi jembatan, sehingga umur jalan dan konstruksi jembatan dapat terjaga.

Dengan peningkatan infrastruktur tersebut, Pemerintah Kabupaten Majalengka optimistis pembangunan daerah terus bergerak maju menuju Majalengka yang “Langkung SAE.” (cm)

Pos terkait