
SUKABUMI – SCG melalui anak perusahaannya, PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, resmi menambahkan Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, sebagai bagian dari desa binaan Program SCG Mentari (Menjaga Lingkungan Tetap Lestari). Program berbasis sosial ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
Penambahan Desa Tanjungsari sebagai lokasi program SCG Mentari disosialisasikan secara resmi melalui kegiatan fun walking yang digelar pada 19 Januari 2026 di SDN Citigeu, Desa Tanjungsari. Kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, SCG mengajak ratusan warga untuk berpartisipasi langsung dalam aksi peduli lingkungan. Sebanyak 282 warga Desa Tanjungsari turut mengumpulkan sampah yang kemudian dapat ditukarkan dengan berbagai produk kebutuhan rumah tangga yang telah disediakan oleh perusahaan.
Presiden Direktur PT Semen Jawa dan PT Tambang Semen Sukabumi, Peramas Wajananawat, menegaskan bahwa program SCG Mentari merupakan wujud nyata komitmen SCG dalam mendukung pelestarian lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
“Melalui program SCG Mentari, kami menegaskan komitmen SCG untuk terus berperan aktif dalam mendorong masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya pemilahan sampah dan pelestarian lingkungan. Keberlanjutan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejalan dengan prinsip bisnis Inclusive Green Growth, SCG berupaya menghadirkan inisiatif yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga mampu membangun kebiasaan positif dalam pengelolaan sampah demi lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Program SCG Mentari sendiri telah dibentuk sejak tahun 2024 sebagai komunitas pecinta lingkungan yang melibatkan berbagai latar belakang profesi, mulai dari guru, mahasiswa, pedagang, karyawan swasta, pelajar, jurnalis muda, hingga masyarakat umum. Mereka berperan sebagai agen perubahan dalam pelestarian lingkungan di wilayah masing-masing.
Hingga saat ini, SCG Mentari telah memiliki 47 anggota Komunitas SCG Warrior Mentari yang telah mendapatkan pelatihan khusus dari SCG untuk membantu pengelolaan sampah di desa tempat tinggalnya. Total sampah yang berhasil dikelola melalui program ini telah mencapai lebih dari 7 ton, dengan lebih dari 1.000 warga yang berpartisipasi dalam penukaran sampah. Sampah tersebut kemudian dikirim ke PT Semen Jawa untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, mengapresiasi inisiatif SCG Mentari sebagai langkah konkret dunia usaha dalam mendukung pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.
“Program ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumbernya. Melalui kolaborasi seperti ini, kami berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat terus meningkat,” ungkapnya.
Program SCG Mentari menjadi manifestasi nyata penerapan prinsip Inclusive Green Growth, di mana SCG merangkul seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Low Carbon Society. Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan inovasi hijau perusahaan, SCG berkomitmen memastikan pertumbuhan berkelanjutan berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih hijau.
The post Ajak Lebih dari 1.000 Masyarakat Sukabumi, SCG Luncurkan Program Pelestarian Lingkungan di Desa Tanjungsari first appeared on Sukabumi Ku.














