Satu Abad NU di Sukabumi Berlangsung Khidmat, KH E.S. Mubarok Tegaskan Tanpa Anggaran Pemerintah

Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi, KH E.S. Mubarok.

SUKABUMI — Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar pada Rabu (4/2/2026) berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Ribuan jamaah, kiai, serta ajengan dari berbagai wilayah di Sukabumi turut hadir memeriahkan momentum bersejarah tersebut.

Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi, KH E.S. Mubarok, menyampaikan bahwa peringatan satu abad NU di tingkat kabupaten ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan secara kolaboratif bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Harlah Nahdlatul Ulama ke-100 baru pertama kali dilaksanakan di tingkat kabupaten, dan ini merupakan kolaborasi antara Nahdlatul Ulama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” ujar KH Mubarok.

Baca Juga: Reses Dadang Hermawan di Purwasedar Ciracap Ungkap Persoalan Riil Warga Pedesaan

Ia mengungkapkan antusiasme para ulama dan warga Nahdliyin di luar perkiraan. Kehadiran kiai dan jamaah dari berbagai penjuru daerah dinilai menjadi bukti kuatnya soliditas NU dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, momentum peringatan satu abad NU ini juga menjadi sarana konsolidasi untuk mendukung visi kepala daerah dalam mewujudkan Sukabumi yang mubarokah, yakni maju, unggul, berbudaya, dan berkah.

Dalam kesempatan tersebut, KH Mubarok turut menyampaikan gagasan lima pilar menuju Sukabumi Mubarokah. Lima pilar tersebut meliputi landasan ibadah, amanah, mahabbah atau cinta kasih, harokah atau pergerakan, serta jamaah atau kebersamaan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan.

Baca Juga: Liverpool Datangkan Jeremy Jacquet dari Rennes, Nilai Transfer Disorot

“Jangankan yang seagama, beda agama pun mari bersama-sama untuk mewujudkan Sukabumi Mubarokah,” tegasnya.

Terkait pendanaan kegiatan, KH Mubarok memastikan bahwa peringatan satu abad NU tersebut tidak menggunakan anggaran pemerintah.

“Tanpa anggaran. Kami tidak dibiayai oleh negara maupun Pemda Kabupaten Sukabumi se-rupiah pun. Kegiatan ini murni inisiasi para alim ulama,” tandasnya.

Peringatan satu abad NU di Kabupaten Sukabumi ini diharapkan menjadi tonggak penguatan peran organisasi keagamaan dalam mendorong pembangunan daerah yang berlandaskan nilai spiritual, persatuan, dan kebersamaan.

The post Satu Abad NU di Sukabumi Berlangsung Khidmat, KH E.S. Mubarok Tegaskan Tanpa Anggaran Pemerintah first appeared on Sukabumi Ku.

Pos terkait