UPZ Surade Diperkuat, Fokus Akuntabilitas dan Dampak Nyata Zakat untuk Warga

SUKABUMI – Pengelolaan zakat di Kecamatan Surade memasuki babak baru. Pelantikan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) desa dan kelurahan periode 2026–2030 menjadi momentum penguatan tata kelola zakat agar lebih transparan, profesional, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Kegiatan yang digelar di Aula Kelurahan Surade, Rabu (4/2/2026), tidak hanya mengukuhkan struktur kepengurusan baru, tetapi juga menegaskan arah kebijakan UPZ ke depan, yakni menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan sosial dan ekonomi warga.

Ketua UPZ Kecamatan Surade, Sulaemansyah, menekankan pentingnya perubahan pola kerja UPZ dari sekadar pengumpulan dana menjadi pengelolaan yang akuntabel dan tepat sasaran. Menurutnya, kepercayaan masyarakat hanya bisa dijaga melalui transparansi dan komitmen pengurus dalam menjalankan amanah.

Baca Juga: DPW PKB Se-Indonesia Resmi Dilantik, Konsolidasi Nasional Dimulai

“Zakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Itu hanya bisa terwujud jika pengurus bekerja jujur, terbuka, dan mau bersinergi dengan pemerintah desa dan kelurahan,” tegasnya.

Bimbingan Teknis yang diberikan kepada pengurus UPZ desa dan kelurahan menjadi bekal penting untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, termasuk pemahaman administrasi, pelaporan, serta pendistribusian yang tepat guna.

Dengan penguatan kapasitas ini, UPZ diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membantu mengurangi persoalan sosial, mendukung warga kurang mampu, serta memperkuat solidaritas sosial di Kecamatan Surade selama lima tahun ke depan.

The post UPZ Surade Diperkuat, Fokus Akuntabilitas dan Dampak Nyata Zakat untuk Warga first appeared on Sukabumi Ku.

Pos terkait