TASIKMALAYA – Limbah besi yang selama ini kerap dianggap tak bernilai, justru mampu disulap menjadi peluang usaha menjanjikan. Hal itu terlihat dalam kegiatan Komunitas Bengkel Las Indonesia (KBLI) yang digelar dalam rangkaian Tasik Manyala 2026 di Gedung PPIK Tasikmalaya, (4/2/2026).
Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Drs. H. Asep Goparullah, M.Pd, yang hadir sekaligus memberikan dukungan kepada para pelaku usaha bengkel las. Menurutnya, kreativitas mengolah limbah besi menjadi produk bernilai jual merupakan langkah nyata dalam membangun ekonomi kreatif berbasis lingkungan.
BACA JUGA : Prakiraan Cuaca Kota Tasikmalaya Hari Ini, Kamis 5 Februari 2026: Berawan, Suhu 23 Derajat
Sekda menilai, bengkel las memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan industri kecil di daerah. Selain menyerap tenaga kerja, sektor ini juga mendorong keterampilan teknis masyarakat agar lebih produktif dan mandiri.
Pemerintah Kota Tasikmalaya, lanjutnya, terus membuka ruang kolaborasi melalui berbagai program pemberdayaan, salah satunya Tasik PELAK, yang dirancang untuk memperkuat kapasitas usaha, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM.
Melalui agenda Tasik Manyala 2026, diharapkan tercipta sinergi antarpelaku usaha, komunitas, dan pemerintah dalam mendorong ekonomi lokal yang berkelanjutan. Para pelaku bengkel las juga diingatkan untuk terus menjaga standar keselamatan kerja, kualitas pengerjaan, serta pelayanan profesional demi meningkatkan kepercayaan konsumen. (LS)
The post Bengkel Las Ubah Limbah Besi Jadi Cuan, Pemkot Tasikmalaya Beri Dukungan Penuh first appeared on Tasikmalaya Ku.








