
SUKABUMI – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) mencuat di kawasan wisata Taman Pandan yang berlokasi di Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Sejumlah pengunjung mengeluhkan adanya penarikan biaya masuk tanpa disertai karcis resmi.
Salah seorang warga setempat, Yandi, mengaku mengalami langsung kejadian tersebut saat hendak berkunjung ke lokasi wisata bersama keluarganya pada Jumat (17/4/2026) sore.
Menurut Yandi, dirinya sempat dihentikan oleh petugas di portal masuk dan dimintai sejumlah uang. Ia mengaku telah menjelaskan bahwa dirinya merupakan warga Kedusunan Cibuluh, Desa Cikangkung.
Baca Juga: Lahan SPPG di Pamuruyan Sukabumi Disorot, Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Rp2 Miliar
“Saya sudah bilang kalau saya warga Kedusunan Cibuluh, Desa Cikangkung, tapi tetap diminta bayar,” ujarnya.
Meski merasa keberatan, Yandi akhirnya memberikan uang sebesar Rp5.000. Namun, ia mengaku tidak menerima karcis sebagai bukti pembayaran.
“Setelah saya kasih uang, tidak dikasih karcis. Itu yang bikin saya merasa janggal,” katanya.
Baca Juga: Atap Hampir Roboh, Aktivitas Belajar Siswa SD di Warungkiara Sukabumi Terganggu
Ia menilai, jika praktik tersebut terjadi secara berulang kepada banyak pengunjung, maka berpotensi menjadi pungutan liar. Terlebih, tidak adanya bukti resmi pembayaran menimbulkan tanda tanya terkait kejelasan pengelolaan.
Menurutnya, nominal Rp5.000 memang terlihat kecil, namun jika dikumpulkan dari puluhan pengunjung setiap hari, jumlahnya bisa cukup besar.
“Memang Rp5.000 kecil, tapi kalau dikalikan banyak kendaraan, hasilnya bisa lumayan besar dalam sehari,” ucapnya.
Baca Juga: Astagfirullah! Seorang Kakek Hamili Gadis Belasan Tahun di Kebonpedes Sukabumi
Yandi juga mempertanyakan kebijakan tersebut, terutama bagi warga lokal yang ingin menikmati kawasan wisata di wilayahnya sendiri.
“Kalau warga desa sendiri mau ke pantai di wilayahnya, masa harus bayar ke oknum yang tidak jelas?” tambahnya.
Kondisi ini dinilai dapat mencoreng citra pariwisata daerah, mengingat Taman Pandan merupakan salah satu destinasi wisata alam yang cukup dikenal di wilayah selatan Sukabumi.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola wisata maupun pemerintah setempat terkait dugaan pungutan tersebut. Masyarakat berharap adanya penelusuran dan tindakan tegas dari pihak berwenang agar praktik serupa tidak terus terjadi.
The post Diduga Pungli di Portal Wisata Taman Pandan Sukabumi, Warga Keluhkan Tarif Tanpa Karcis first appeared on Sukabumi Ku.















