SUKABUMI – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimanfaatkan DPRD Kabupaten Sukabumi untuk menegaskan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah, Sabtu (2/5/2026).
Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sukabumi, Leni Liawati, menilai peringatan Hardiknas harus menjadi momentum refleksi sekaligus langkah konkret dalam memperbaiki sistem pendidikan.
Menurutnya, DPRD memiliki peran strategis melalui tiga fungsi utama, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan, yang harus dijalankan secara maksimal.
“Dalam memaknai Hari Pendidikan Nasional, kami di DPRD menjalankan tiga fungsi utama, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan, untuk memastikan pendidikan di Kabupaten Sukabumi berjalan optimal,” ujarnya.
Dari sisi regulasi, Leni menjelaskan DPRD memastikan penyelenggaraan pendidikan mengacu pada aturan yang berlaku, termasuk Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur sistem pendidikan secara menyeluruh.
“Perda ini mengatur secara komprehensif, mulai dari pendidikan formal, nonformal, inklusif, wajib belajar, hingga pendanaan untuk meningkatkan mutu pendidikan daerah, sehingga seluruh kebijakan memiliki dasar hukum yang kuat,” jelasnya.
Selain itu, dari sisi anggaran, DPRD mendorong pemerintah daerah untuk mengalokasikan dana pendidikan secara tepat sasaran agar program berjalan efektif dan dapat dirasakan masyarakat luas.
Dalam fungsi pengawasan, DPRD juga aktif melakukan evaluasi berkala terhadap kualitas pendidikan, mulai dari kompetensi guru, kesejahteraan tenaga pendidik, hingga kelayakan sarana dan prasarana sekolah.
Leni menambahkan, peningkatan mutu pendidikan harus diiringi dengan perluasan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ia menyebut DPRD turut mendukung berbagai program beasiswa, termasuk beasiswa hafidz Qur’an bagi siswa SD dan SMP serta beasiswa pendidikan tinggi melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi unggul.
“Harapannya, berbagai langkah ini mampu melahirkan generasi muda Sukabumi yang berkarakter, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.















