Start Lambat, Persib Tetap Menggila dan Amankan Tiga Poin

0-2304x4096-0-0-{}-0-24#

Bandar Lampung– Persib Bandung sempat membuat jantung pendukungnya berdebar saat menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Kamis (30/4). Tampil dengan skuad terbaik, Maung Bandung justru mengawali laga dengan performa di bawah standar.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, tak menampik anak asuhnya tampil buruk di awal pertandingan. Kelengahan lini belakang dimanfaatkan maksimal oleh tuan rumah. Hasilnya, Bhayangkara FC langsung tancap gas lewat dua gol cepat.

Bacaan Lainnya

Gol pembuka dicetak Doumbia saat laga baru berjalan enam menit. Disusul M. Sidibe pada menit ke-26 yang menggandakan keunggulan. Skor 2-0 membuat Persib berada dalam tekanan.

“Start yang kurang baik ini membuat pemain berada dalam tekanan. Kami memulai pertandingan dengan cara yang salah,” ujar Hodak.

Menurut pelatih asal Kroasia itu, kesalahan klasik kembali terulang. Persib dinilai terlalu mudah memberikan ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan, terutama lewat skema serangan balik.

“Kami memberi mereka banyak ruang. Seperti mengulang hal buruk, kami baru mulai bermain setelah lawan mencetak gol,” tegasnya.

Namun, mental Persib tak runtuh. Setelah tertinggal dua gol, perlahan permainan mulai berkembang. Di sisa babak pertama, Maung Bandung mampu menciptakan sejumlah peluang dan memperkecil ketertinggalan.

Memasuki babak kedua, pertandingan berubah drastis. Persib tampil dominan dan menguasai jalannya laga. Bhayangkara FC praktis kesulitan keluar dari tekanan, bahkan nyaris tanpa peluang berarti selain satu gol yang dianulir.

“Secara keseluruhan bagus. Kami dapat tiga poin dan sekarang fokus ke pertandingan berikutnya,” kata Hodak.

Soal peluang juara Liga 1 musim ini, Hodak tetap percaya diri. “Saya selalu optimis sepanjang hidup saya,” ucapnya singkat.

Di sisi lain, penarikan Beckham Putra di tengah pertandingan sempat menimbulkan tanda tanya. Namun Hodak memastikan sang pemain tidak mengalami cedera serius.

“Dia berlari terus, bermain bagus, tapi kemudian merasa kram dan minta diganti,” jelasnya.

Hodak juga memberi apresiasi kepada pemain lain, termasuk Berguinho, serta pemain pengganti seperti Saddil dan Barros yang dinilai tampil solid.

“Kami punya banyak pemain bagus di bangku cadangan. Rotasi berjalan dengan baik,” tuturnya.

Dalam laga pekan ke-30 Liga 1 BRI Super League itu, Persib akhirnya menang 4-2. Hasil ini membuat mereka tetap kokoh di puncak klasemen dengan 69 poin, setara dengan Borneo FC, namun unggul secara produktivitas.

Start lambat sempat jadi masalah. Tapi ketika mesin Persib panas, lawan pun dibuat tak berkutik.

 

Pos terkait