Desa Ciherang Gelar Musdesus, Bahas Penyaluran Bantuan Pembangunan dari APBD Kabupaten Bogor ‎

DRAMAGA – Pemerintah Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk membahas perubahan petunjuk teknis Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor.

‎Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Ciherang, Suherwin, dan dihadiri perwakilan Kecamatan Dramaga, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para Ketua RT dan RW, Kepala Dusun, serta perwakilan masyarakat.

‎“Kami melaksanakan Musdesus ini khusus membahas perubahan petunjuk teknis Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan yang dibiayai dari APBD Kabupaten Bogor di Desa Ciherang,” ungkap Suherwin.

‎Dalam pembahasan, disepakati bahwa bantuan keuangan tersebut terbagi menjadi dua kelompok sesuai arahan Pemerintah Kabupaten Bogor, yaitu program wajib dan program pilihan. Program wajib meliputi Dayeuh Pajajaran, Digitalisasi Desa, dan Satu Desa Satu Sarjana. Sementara program pilihan mencakup pembangunan infrastruktur, Desa Siaga, kegiatan kesehatan, Kampung Berkualitas, pengembangan UMKM/BUMDes, serta jaminan ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

‎”Program unggulan Dayeuh Pajajaran dengan alokasi anggaran sebesar Rp317 juta, pihak desa masih melakukan konsolidasi dan sosialisasi guna menentukan lokasi yang tepat,” ujarnya

Suherwin menjelaskan lokasi harus memenuhi syarat ketat, yaitu memiliki nuansa perkampungan asli yang dilengkapi gapura, jalan beraspal, marka jalan, drainase, ornamen dari bambu, pos kamling lengkap dengan kentongan, serta pagar bambu di lingkungan warga.

Selain itu, wilayah tersebut juga harus memiliki sistem pengelolaan sampah terpilah yang dapat diolah menjadi barang bernilai ekonomi.

‎‎Sementara itu, anggaran sebesar Rp900 juta dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur yang difokuskan pada pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di bantaran Sungai Ciapus dan wilayah RW 03.

“Pembangunan ini bertujuan mengurangi risiko banjir dan longsor yang sering terjadi saat musim hujan,” ujarnya.

‎Program Digitalisasi Desa mendapat anggaran Rp100 juta yang ditujukan untuk mempercepat transformasi teknologi di pedesaan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis digital, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

‎‎Adapun program Satu Desa Satu Sarjana dengan pagu anggaran Rp22,5 juta akan diperuntukkan bagi 2 orang warga masyarakat dan 2 orang staf desa.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mencetak generasi penerus yang mampu memajukan Desa Ciherang ke depannya,” tukasnya.

The post Desa Ciherang Gelar Musdesus, Bahas Penyaluran Bantuan Pembangunan dari APBD Kabupaten Bogor ‎ first appeared on Bogor Ku.

Pos terkait