
SUKABUMI – Pembangunan drainase di ruas Jalan Jampangkulon–Cikaso, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, justru menyisakan persoalan baru. Tumpukan tanah bekas galian yang masih menggunung di bahu jalan dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Terlebih saat hujan turun, material tanah tersebut dikhawatirkan terbawa aliran air ke badan jalan hingga menyebabkan kondisi jalan menjadi licin dan berpotensi memicu kecelakaan bagi pengendara yang melintas.
Baca Juga: Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih ke Bantargadung
Seorang warga yang enggan namanya dipublikasikan mengaku heran lantaran pekerjaan drainase telah selesai, namun sisa material galian belum juga dibersihkan oleh pihak pelaksana proyek.
“Pekerjaannya sudah selesai, tetapi tanah bekas galian masih menumpuk di pinggir jalan. Kalau hujan, tanah itu bisa terbawa ke jalan dan tentu membahayakan pengguna kendaraan,” ungkapnya kepada Sukabumiku.id pada Rabu (17/6/2026).
Menurut warga, pembersihan area proyek seharusnya menjadi bagian dari tanggung jawab pelaksana agar hasil pembangunan tidak justru menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.
Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan pembangunan drainase tersebut menelan anggaran sebesar Rp196.657.029,18 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026 dan dikerjakan oleh CV Cahaya Cibatu Mandiri.
Baca Juga: PMI Kabupaten Sukabumi Tingkatkan Kompetensi Wartawan Melalui Pelatihan Media Safety
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD PU Wilayah Jampangkulon, Yudi Sarip, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan instruksi kepada pihak CV untuk segera mengangkut material tanah yang masih menumpuk di lokasi proyek.
“Sudah kami perintahkan agar material tanah tersebut diangkut. Proyek ini juga masih memiliki masa pelaksanaan sehingga pembersihan dan penanganan material tersebut masih menjadi tanggung jawab pihak pelaksana,” jelasnya.
Warga berharap pihak pelaksana proyek segera membersihkan sisa material galian agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar, terutama terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur Jampangkulon–Cikaso.
The post Sisa Material Proyek Drainase Dikeluhkan Warga, Bahu Jalan Jampangkulon–Cikaso Dipenuhi Tanah Galian first appeared on Sukabumi Ku.

















