Koarmada RI TNI AL Salurkan Perahu Karet untuk Penyeberangan Warga di Sungai Cimandiri, Jembatan Leuwidinding Masih Menunggu Pembangunan

SUKABUMI – Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) TNI Angkatan Laut menyalurkan bantuan satu unit perahu karet lengkap dengan dua dayung, pelampung, pompa, dan perlengkapan keselamatan lainnya untuk melayani penyeberangan warga di Sungai Cimandiri.

Bantuan tersebut diberikan sebagai solusi sementara setelah putusnya Jembatan Gantung Leuwidinding yang menghubungkan Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, dengan Desa Parakanlima dan Desa Sirnasari, Kecamatan Gunungguruh, akibat bencana banjir dan longsor pada 28 Desember 2025.

Kasub Daya Guna Dister Koarmada RI TNI AL, Letkol Laut (P) Hendra Astawan, mengatakan bantuan diberikan setelah pihaknya melakukan peninjauan lokasi serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Jampangtengah dan BPBD Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kota Sukabumi Sabtu 11 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah

Menurutnya, perahu karet tersebut dihadirkan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan meski akses jembatan belum dapat digunakan.

“Kami mendapat perintah dari pimpinan untuk segera membantu masyarakat dengan menyediakan perahu karet beserta perlengkapan keselamatan. Harapannya, warga tetap bisa beraktivitas dengan aman selama jembatan belum dibangun kembali,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).

Hendra menambahkan, bantuan perahu karet akan tetap dioperasikan hingga pembangunan Jembatan Leuwidinding selesai. Pengoperasiannya melibatkan personel TNI AL, masyarakat setempat, pemerintah desa, Koramil, Polsek, serta BPBD Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Jelang Jambore Nasional, Kontingen Pramuka Sukabumi Diminta Harumkan Nama Daerah

Selain itu, perawatan perahu dilakukan secara bergilir bersama perahu karet milik BNPB agar kondisinya tetap layak digunakan.

Sementara itu, Camat Jampangtengah, Chaerul Ichwan, menyampaikan apresiasi kepada Koarmada RI TNI AL atas bantuan yang dinilai sangat membantu mobilitas masyarakat.

Ia mengatakan, keberadaan perahu karet menjadi akses vital bagi warga, termasuk pelajar dan masyarakat yang setiap hari harus menyeberangi Sungai Cimandiri dengan lebar sekitar 40 meter.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Koarmada RI, BPBD Kabupaten Sukabumi, serta seluruh pihak yang telah bersinergi membantu masyarakat. Operator perahu juga telah mendapatkan pelatihan sehingga penyeberangan dapat dilakukan dengan lebih aman,” ungkapnya.

Baca Juga: Empat Kali dalam 12 Jam, Gempa Berulang Guncang Selatan Sukabumi

Chaerul menambahkan, rencana pembangunan Jembatan Leuwidinding terus dipersiapkan melalui koordinasi antara Koarmada RI, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Kecamatan Jampangtengah, serta instansi terkait.

Saat ini proses pembangunan masih berada pada tahap evaluasi dan kajian teknis untuk menentukan desain jembatan yang paling sesuai dengan kondisi lokasi. Sementara menunggu pembangunan dimulai, masyarakat yang membawa kendaraan diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui kawasan PT SCG.

Pemerintah berharap pembangunan Jembatan Leuwidinding dapat segera direalisasikan sehingga konektivitas antara Kecamatan Jampangtengah dan Kecamatan Gunungguruh kembali normal serta aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat tidak lagi terganggu.

The post Koarmada RI TNI AL Salurkan Perahu Karet untuk Penyeberangan Warga di Sungai Cimandiri, Jembatan Leuwidinding Masih Menunggu Pembangunan first appeared on Sukabumi Ku.

Pos terkait