Muhammad Zaqilla Attalah Raffie, Atlet Pencak Silat Muda Bandung Bidik Popda hingga Tim Nasional

BANDUNG – Nama Muhammad Zaqilla Attalah Raffie mulai dikenal sebagai salah satu atlet pencak silat muda berbakat asal Kota Bandung. Di usianya yang baru menginjak 13 tahun, Raffie telah mengoleksi sederet prestasi mulai dari tingkat kota, Jawa Barat, hingga nasional.

Raffie, yang lahir di Bandung pada 22 September 2013, saat ini merupakan siswa baru di SMP Negeri 30 Bandung. Di tengah kesibukannya sebagai pelajar, ia tetap konsisten berlatih bersama PKMI Kota Bandung demi mewujudkan cita-citanya menjadi atlet nasional.

Bacaan Lainnya

Ketertarikan Raffie terhadap pencak silat bermula saat duduk di bangku kelas 3 SD atau sekitar usia sembilan tahun. Sosok sang ayah menjadi orang pertama yang mengenalkannya pada olahraga bela diri khas Indonesia tersebut. Kelincahan gerakan serta permainan senjata seperti golok dan toya menjadi daya tarik utama yang membuatnya jatuh hati pada pencak silat.
Sejak bergabung dengan PKMI Kota Bandung pada 2023, perkembangan kemampuan Raffie berlangsung pesat. Ia rutin berlatih dua kali dalam sepekan, seusai pulang sekolah dan setiap hari Minggu.

Berbagai prestasi berhasil diraih Raffie dalam waktu relatif singkat. Ia menjadi juara pertama di PKM Cup se-Jabar Banten 2023, Merdeka Open Jawa Barat 2023, Turnamen Portu Kota Bandung 2023, BAPOPSI Kabupaten Bandung 2023, serta Yogya Minangkala Pencak Silat Kota Bandung 2023.
Memasuki 2024 dan 2025, prestasinya terus bertambah. Raffie meraih juara kedua Turnamen Panglima TNI Jawa Barat 2024, juara ketiga Bandung Open Jawa Barat 2024 dan 2025, juara ketiga Turnamen Bumi Padjajaran tingkat nasional 2024, hingga meraih dua medali emas pada Turnamen Bandung Bedas tingkat nasional 2025 untuk kategori tangan kosong dan bersenjata.
Ia juga berhasil meraih juara ketiga pada National Student Sport Competition 2025 dan menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi juara pertama pada ajang BMW Goes to Malaysia 2026, pengalaman yang menurutnya menjadi momen pertandingan paling berkesan sepanjang kariernya.

Bagi Raffie, prestasi paling membanggakan adalah ketika berhasil menjadi juara di tingkat nasional dan membawa pulang medali emas. Capaian tersebut semakin memotivasinya untuk terus berkembang.
Meski harus membagi waktu antara sekolah dan latihan, Raffie mengaku tetap disiplin menjalani keduanya. Dukungan terbesar datang dari sang ayah yang selalu mendampingi sekaligus pelatih dalam perjalanan kariernya di dunia pencak silat.

Dalam waktu dekat, Raffie menargetkan menjadi juara pada kategori Pra Remaja tingkat SMP serta lolos ke ajang Popda maupun Popwil. Sementara cita-cita terbesarnya adalah menjadi atlet nasional yang mampu mengharumkan nama Indonesia.

“Motivasi saya adalah ingin menjadi atlet yang berprestasi. Untuk teman-teman yang ingin menjadi atlet pencak silat, teruslah giat berlatih dan jangan takut mengikuti berbagai turnamen agar semakin berkembang,” ujar Raffie.

Dengan usia yang masih sangat muda dan pengalaman bertanding dari tingkat kota hingga nasional, Muhammad Zaqilla Attalah Raffie memiliki peluang besar untuk terus berkembang menjadi salah satu atlet pencak silat masa depan yang membanggakan Kota Bandung maupun Indonesia.

Pos terkait