SUMEDANG — Kejuaraan Sumedang Swimming Sprint KA IV (Piala Ketua KONI Sumedang) kembali digelar pada Sabtu–Minggu, 22–23 Agustus 2026. Ajang yang memasuki penyelenggaraan keempat ini menjadi salah satu ruang pembinaan atlet renang sekaligus pencarian bibit potensial untuk memperkuat prestasi olahraga akuatik Kabupaten Sumedang dan Jawa Barat.
Ketua Pelaksana Sumedang Swimming Sprint KA IV, Iman Sulaeman, mengatakan kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga diarahkan sebagai bagian dari pembinaan atlet renang sejak usia dini.
“Kejuaraan ini sudah memasuki pelaksanaan yang keempat. Tujuan utamanya adalah pembinaan dan mencari bibit-bibit unggul untuk kebutuhan prestasi ke depan, khususnya atlet akuatik Sumedang dan Jawa Barat,” ujar Iman.
Konsep Baru: Short Course dan Long Course
Sumedang Swimming Sprint KA IV tahun ini menghadirkan konsep berbeda. Kompetisi dilaksanakan dalam dua format, yakni satu hari short course dan satu hari long course.
Konsep tersebut menjadi upaya panitia memberikan pengalaman pertandingan yang lebih beragam kepada atlet sekaligus memperluas ruang kompetisi bagi klub-klub renang yang ambil bagian.
Dengan format tersebut, atlet tidak hanya dituntut memiliki kecepatan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan karakter lintasan dan format pertandingan yang berbeda.
Diikuti 1.556 Atlet dengan 4.833 Nomor Pertandingan
Antusiasme peserta menjadi salah satu indikator berkembangnya olahraga renang di Sumedang.
Sebanyak 1.556 atlet dijadwalkan ambil bagian dengan total 4.833 nomor yang dipertandingkan. Kejuaraan ini terbuka bagi atlet dan klub yang ingin berkompetisi, sehingga diharapkan tidak hanya menjadi ajang bagi perenang asal Sumedang, tetapi juga mampu menarik peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Panitia juga menyiapkan total hadiah dan uang pembinaan mencapai Rp20 juta.
Selain penghargaan bagi atlet, apresiasi juga diberikan kepada klub dengan prestasi terbaik.
Perebutkan Best Swimmer hingga Juara Umum
Sumedang Swimming Sprint KA IV tidak hanya menawarkan persaingan untuk menjadi pemenang di setiap nomor.
Sejumlah penghargaan juga disiapkan, di antaranya Best Swimmer, klub terbaik short course, klub terbaik long course, hingga Juara Umum.
Sistem penilaian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan apresiasi terhadap konsistensi prestasi atlet dan klub selama kejuaraan berlangsung.
Panitia juga menyediakan doorprize untuk atlet, pelatih, hingga pengantar. Konsep tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana pertandingan yang lebih semarak sekaligus mempererat hubungan antara atlet, pelatih, klub, keluarga, dan masyarakat.
Piala Ketua KONI dan Sertifikat Kejuaraan
Selain memperebutkan hadiah dan penghargaan, peserta juga berkesempatan mendapatkan piala Ketua KONI Kabupaten Sumedang, medali, serta sertifikat kejuaraan.
Menurut panitia, Sumedang Swimming Sprint KA IV juga telah mendapatkan pengakuan dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) sehingga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi para atlet yang mengikuti kompetisi.
Bagian dari Pembinaan Menuju Porda
Kejuaraan ini memiliki arti penting bagi pembinaan olahraga renang di Kabupaten Sumedang.
Iman menilai kompetisi seperti Sumedang Swimming Sprint dibutuhkan untuk memberikan pengalaman bertanding secara rutin kepada atlet. Dari kompetisi tersebut, kemampuan atlet dapat dipantau sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi klub dan pembina.
Hal senada disampaikan Krisvan Permadi, anggota bidang organisasi KONI Kabupaten Sumedang/Akuatik Indonesia Kabupaten Sumedang.
Ia menilai pembinaan cabang olahraga renang harus dilakukan secara berkelanjutan agar Sumedang mampu melahirkan atlet yang dapat menjadi andalan daerah.
“Harapannya bisa menghasilkan bibit atlet untuk kebutuhan Porda 2026 dan 2030 serta menjadi salah satu cabang olahraga andalan prestasi Sumedang,” kata Krisvan.
Menurutnya, dukungan terhadap pembinaan renang perlu terus diperkuat, termasuk melalui kompetisi yang mampu mempertemukan atlet dari berbagai klub.
Dorong Klub Lebih Serius Membina Atlet
Krisvan juga berharap kejuaraan ini dapat menjadi motivasi bagi atlet dan klub untuk meningkatkan kualitas pembinaan.
Saat ini terdapat sekitar 20 klub renang di Kabupaten Sumedang. Dengan semakin banyaknya kompetisi dan pembinaan yang lebih komprehensif, diharapkan persaingan positif antarklub dapat mendongkrak prestasi renang Sumedang.
“Para atlet harus lebih semangat berlatih dan klub juga harus melakukan pembinaan yang lebih komprehensif terhadap atlet. Dengan sekitar 20 klub di Kabupaten Sumedang, mudah-mudahan bisa mendongkrak prestasi cabang renang,” ujarnya.
Venue Siap Menjadi Pusat Persaingan
Pelaksanaan Sumedang Swimming Sprint KA IV akan berlangsung di Kolam Renang Yadika (Tanjungsari Sport Centre).
Panitia mempersiapkan venue untuk menampung ribuan atlet serta mendukung pelaksanaan pertandingan selama dua hari.
Dengan jumlah peserta dan nomor pertandingan yang cukup besar, salah satu tantangan utama penyelenggaraan adalah memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan tertib, tepat waktu, dan tetap memberikan kenyamanan bagi atlet, pelatih, maupun pendamping.
Target Jangka Panjang Sumedang Swimming Sprint
Penyelenggara berharap Sumedang Swimming Sprint tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan, tetapi berkembang menjadi agenda kejuaraan renang yang semakin besar dan bergengsi.
Ke depan, ajang tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu wadah pencarian bakat sekaligus tempat atlet mendapatkan pengalaman bertanding sebelum memasuki kompetisi tingkat daerah, provinsi, hingga nasional.
Bagi atlet dan klub, Sumedang Swimming Sprint KA IV menjadi momentum untuk mengukur hasil latihan sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik di lintasan.
Dengan ribuan atlet dan ribuan nomor pertandingan yang diperebutkan, kejuaraan tahun ini diharapkan mampu menghasilkan bibit-bibit baru yang kelak menjadi andalan Kabupaten Sumedang dan Jawa Barat.
Sumedang Swimming Sprint KA IV bukan sekadar perebutan medali, tetapi juga bagian dari perjalanan panjang pembinaan prestasi renang Sumedang.

















