CIMAHI – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cimahi terus memperkuat keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Salah satu upayanya dilakukan melalui pemeliharaan jaringan listrik tanpa pemadaman menggunakan metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) di wilayah kerja ULP Cimahi Selatan, Senin 3/8/2026 lalu.
Manager PLN UP3 Cimahi, Aryta Wulandari, mengatakan pemeliharaan tersebut merupakan langkah preventif PLN untuk memastikan sistem distribusi listrik tetap andal sehingga kebutuhan listrik masyarakat, sektor usaha, pelayanan publik, hingga fasilitas kesehatan tetap terpenuhi tanpa gangguan.
“Dalam kegiatan itu, tim PDKB melaksanakan pemotongan dan penyambungan jumper aftak pada Gardu PFP sebagai bagian dari perbaikan jaringan tegangan menengah,” kata Aryta.
Selain itu, lanjut dia petugas juga memperbaiki jumper yang terindikasi mengalami titik panas di jaringan Penyulang CLA 53 serta melakukan perbaikan tali isolator tumpu pada Penyulang CLA.
“Seluruh pekerjaan dilakukan saat jaringan tetap bertegangan sehingga pelanggan tidak mengalami pemadaman listrik selama proses pemeliharaan berlangsung,” ungkapnya.
Metode tersebut menjadi salah satu inovasi layanan PLN untuk menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus meminimalkan dampak terhadap aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.
Menurutnya, pemeliharaan jaringan tanpa padam merupakan bukti komitmen PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan.
“Melalui tim PDKB, PLN dapat melakukan pemeliharaan jaringan tanpa memadamkan pasokan listrik kepada pelanggan. Langkah ini merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga kenyamanan masyarakat serta mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan berbagai kegiatan produktif lainnya,” tuturnya.
Sejauh ini, pemeliharaan rutin menjadi langkah penting untuk mengurangi potensi gangguan pada jaringan distribusi. Setiap komponen, mulai dari jumper, isolator hingga konstruksi jaringan, diperiksa secara berkala berdasarkan hasil inspeksi teknis agar tetap berada dalam kondisi optimal.
Aryta menegaskan, peningkatan keandalan jaringan menjadi prioritas PLN, terutama menjelang momentum Hari Kemerdekaan RI yang biasanya diwarnai berbagai kegiatan masyarakat dan membutuhkan pasokan listrik yang stabil.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Muhamad Joharifin, menyebut penerapan metode PDKB menjadi salah satu strategi PLN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Keandalan listrik memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, PLN terus meningkatkan kompetensi personel, kualitas peralatan, serta metode pemeliharaan jaringan agar pekerjaan dapat dilakukan secara aman dan tanpa padam,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat telah melalui proses persiapan yang ketat, mulai dari pengecekan peralatan, pengarahan keselamatan kerja, hingga pengawasan sesuai prosedur operasional.
“Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan aman, sesuai standar, dan menghasilkan kualitas pemeliharaan yang optimal,” ujarnya.
PLN UP3 Cimahi memastikan penguatan infrastruktur kelistrikan akan terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah kerjanya. Melalui pemeliharaan berkala dengan metode tanpa padam, perusahaan berharap kualitas tegangan semakin baik, potensi gangguan dapat ditekan, serta keandalan pasokan listrik bagi masyarakat terus meningkat.
Dengan langkah tersebut, PLN UP3 Cimahi menunjukkan komitmennya menjaga pasokan listrik tetap stabil menjelang HUT Kemerdekaan RI, sehingga masyarakat dapat menjalankan berbagai aktivitas, termasuk rangkaian peringatan 17 Agustus, dengan aman dan nyaman tanpa terganggu persoalan kelistrikan. (***).

















