CIMAHI — Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kota Cimahi terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kelurahan melalui Dewan Pimpinan Ranting (DPRt). Penguatan struktur tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi tahapan verifikasi partai politik sekaligus memastikan data dan administrasi organisasi terus diperbarui secara berkelanjutan menuju Pemilu 2029.
Ketua DPD Partai Perindo Kota Cimahi, Dini Marlina, mengatakan struktur organisasi Perindo di Kota Cimahi telah terbentuk secara berjenjang hingga tingkat kelurahan.
“Alhamdulillah, Perindo Kota Cimahi sudah terbentuk sampai tingkat kelurahan. Ini merupakan hasil dari proses konsolidasi yang terus kami lakukan bersama seluruh jajaran. Kami ingin memastikan setiap struktur tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga aktif dan siap menjalankan agenda organisasi,” ujar Dini.
Menurut Dini, pembentukan struktur terus diikuti dengan penataan kepengurusan, keanggotaan, administrasi, serta penguatan koordinasi antartingkatan organisasi.
“Kami ingin memastikan struktur yang sudah terbentuk tetap aktif dan mampu menjalankan agenda organisasi di wilayah masing-masing,” katanya.
Dini menegaskan, konsolidasi tidak berhenti setelah struktur terbentuk. Pemutakhiran data dan koordinasi dengan pengurus di tingkat kecamatan maupun kelurahan akan terus dilakukan agar kondisi organisasi selalu sesuai dengan perkembangan di lapangan.
KPU Cimahi Apresiasi Pemutakhiran Data
Ketua KPU Kota Cimahi, Anzhar Ishal Afryand, mengapresiasi langkah Perindo Kota Cimahi yang melakukan konsolidasi organisasi sekaligus pemutakhiran data secara berkelanjutan.
Menurut Anzhar, persiapan sejak dini dapat membantu partai politik menghadapi tahapan verifikasi. Penataan struktur juga perlu dibarengi dengan pengelolaan data organisasi yang dilakukan secara berkala.
“Kami mengapresiasi langkah Perindo Kota Cimahi yang terus menata organisasi dalam rangka mempersiapkan verifikasi partai politik. Data organisasi perlu dikelola secara berkelanjutan agar selalu terjaga dan siap ketika memasuki tahapan yang ditetapkan,” ujar Anzhar.
Ia menambahkan, pembenahan struktur dan administrasi sebaiknya dilakukan secara konsisten dan tidak hanya ketika tahapan verifikasi telah dimulai.
DPW: Persiapan Verpol Harus Dilakukan Bertahap
Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat, H. Rifqi Ali Mubarok, mengatakan persiapan menghadapi verifikasi partai politik harus dilakukan sejak dini melalui konsolidasi organisasi yang terukur dan berkelanjutan.
“Verifikasi partai bukan pekerjaan yang dilakukan menjelang tahapan verifikasi. Kesiapan harus dibangun dari sekarang, dimulai dari struktur yang solid, data yang rapi, dan pengurus yang benar-benar aktif sampai tingkat kelurahan,” ujar Rifqi.
Menurut Rifqi, DPRt memiliki posisi strategis karena merupakan struktur organisasi di tingkat kelurahan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.
“DPRt adalah struktur organisasi di tingkat kelurahan. Karena itu, setiap struktur perlu menjalankan fungsi organisasi, mengenal wilayahnya, dan membangun komunikasi dengan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, keberadaan struktur harus diikuti dengan aktivitas organisasi dan administrasi yang tertib sehingga dapat menjadi fondasi bagi penguatan organisasi secara berkelanjutan.
Kaderisasi Jadi Bagian Penguatan Organisasi
Selain memperkuat struktur, Perindo juga mendorong pengembangan keanggotaan dan kaderisasi. Salah satu program yang dikembangkan adalah Sekolah Kader Perindo, yang memberikan pembekalan mengenai organisasi, kepemimpinan, komunikasi politik, serta kegiatan partai di tengah masyarakat.
Struktur hingga tingkat kelurahan juga diarahkan untuk mendukung pendataan anggota, pemetaan wilayah, komunikasi dengan masyarakat, dan pelaksanaan berbagai kegiatan organisasi.
Dengan demikian, konsolidasi tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan administratif, tetapi juga membangun organisasi yang aktif dan memiliki basis kerja hingga tingkat akar rumput.
Konsolidasi Berkelanjutan Menuju 2029
Penataan organisasi Perindo Kota Cimahi merupakan bagian dari agenda DPW Partai Perindo Jawa Barat dalam mempersiapkan organisasi menghadapi tahapan verifikasi sekaligus menyongsong Pemilu 2029.
Fokus konsolidasi mencakup penguatan kepengurusan, administrasi, keanggotaan, pemutakhiran data, kaderisasi, serta penguatan aktivitas organisasi di tingkat akar rumput.
Dini mengatakan koordinasi dengan seluruh jajaran akan terus diperkuat agar struktur yang telah terbentuk dapat berjalan sesuai dengan fungsi organisasi.
“Kami akan terus menjaga koordinasi agar struktur yang sudah terbentuk dapat berjalan sesuai fungsi organisasi,” ujar Dini.
Sementara itu, Rifqi menegaskan bahwa kesiapan menghadapi verifikasi harus menjadi bagian dari kerja organisasi sehari-hari.
“Target kita bukan hanya mempersiapkan verifikasi, tetapi juga memastikan organisasi memiliki struktur dan administrasi yang tertata serta dapat menjalankan kegiatan di wilayah masing-masing,” pungkasnya.

















