PERSIB Memasuki Musim Baru: 16 Mitra, Jersey Baru, dan Semangat Bandung yang Terus Hidup

BANDUNG — Musim baru bukan sekadar pergantian kompetisi bagi PERSIB. Di balik persiapan menghadapi musim 2026/2027, Pangeran Biru membawa satu modal yang tidak pernah berubah: identitas Bandung dan dukungan Bobotoh yang terus hidup dari generasi ke generasi.

Semangat itu terasa dalam Pesta Biru yang digelar di GOR Bandung Arena, Jalan Cikutra, Kota Bandung, Selasa (25/8/2026). Dalam agenda tersebut, PERSIB memperkenalkan skuad, jersey, serta jajaran mitra yang akan menemani perjalanan klub sepanjang musim 2026/2027.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 16 mitra sponsor resmi menjadi bagian dari perjalanan PERSIB. Enam di antaranya merupakan mitra baru, yakni bank bjb, Foomunity, Trima+ by Trimegah Sekuritas, Semen Kujang, Se’Indonesia, dan NexAi.

Kehadiran mereka menambah panjang daftar perusahaan yang menjadikan PERSIB sebagai ruang kolaborasi sekaligus pintu untuk lebih dekat dengan Bobotoh.

Enam belas mitra PERSIB musim 2026/2027 terdiri dari Indofood, bank bjb, Kopi ABC, Combiphar, Kelme, Greenfields, Foomunity, Le Minerale, Teh Pucuk Harum, Trima+ by Trimegah Sekuritas, Semen Kujang, Se’Indonesia, Panther, Rinso, Sunlight, dan NexAi.

Di antara seluruh mitra tersebut, Kopi ABC menjadi kolaborator terlama, setelah menemani perjalanan PERSIB sejak 2012. Indofood kemudian bergabung sejak 2015, disusul Panther pada 2016.

Namun bagi PERSIB, deretan nama tersebut bukan semata-mata persoalan logo yang menghiasi ruang klub maupun jersey. Kemitraan diarahkan menjadi kolaborasi yang memberikan pengalaman lebih dekat kepada Bobotoh dan manfaat yang lebih luas.

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan kepercayaan para mitra merupakan bagian penting dari perjalanan PERSIB sebagai klub profesional.

«“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan seluruh mitra sponsor kepada PERSIB. Kami sangat menghargai kepercayaan yang diberikan kepada PERSIB dan berharap kemitraan yang terjalin dapat memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak,” kata Adhitia.»

Bukan Sekadar Jersey

Di tengah persiapan menghadapi musim baru, PERSIB juga memperkenalkan jersey 2026/2027 dengan pesan “Lives Inside Us”.

Jersey tersebut menjadi simbol hubungan antara PERSIB, Bandung, pemain, dan Bobotoh. Identitas klub tidak hanya dikenakan ketika pertandingan berlangsung, tetapi juga dibawa dalam keseharian mereka yang merasa memiliki ikatan dengan Pangeran Biru.

Jersey Home tetap mempertahankan warna biru sebagai identitas utama. Ornamen garis vertikal mempertemukan karakter PERSIB dengan kota yang menjadi rumah klub.

Sementara jersey Away membawa cerita tentang kesetiaan. Di mana pun PERSIB bertanding, jarak tidak dianggap sebagai pemisah antara pemain dan Bobotoh.

Berbeda dengan dua jersey tersebut, Jersey Third tampil lebih berani melalui perpaduan warna salmon dan biru muda. Desain ini menggambarkan semangat baru, keberanian beradaptasi, sekaligus keinginan untuk terus berkembang tanpa kehilangan akar identitas.

Musim ini menjadi tahun kedua kerja sama PERSIB dengan apparel Kelme. Teknologi K-Loomax dengan struktur Shift Loop 26YN Jacquard Circular Fabric digunakan untuk mendukung sirkulasi udara, pengelolaan kelembapan, serta kenyamanan pemain maupun Bobotoh.

Dengan demikian, jersey tidak hanya menjadi pakaian pertandingan. Ia menjadi bagian dari cerita klub yang akan dibawa pulang oleh ribuan, bahkan jutaan orang yang merasa PERSIB hidup dalam dirinya.

Dari Bandung untuk Perjalanan yang Lebih Jauh

Pesta Biru 2026 memperlihatkan bagaimana PERSIB memasuki musim baru bukan hanya dengan target di lapangan, tetapi juga ekosistem yang semakin luas.

Dukungan 16 mitra, jersey dengan identitas baru, hingga berbagai program yang disiapkan untuk Bobotoh menjadi bagian dari upaya membangun PERSIB sebagai klub profesional yang terus berkembang.

Adhitia menegaskan, kekuatan Bobotoh menjadi salah satu modal penting dalam membangun hubungan jangka panjang dengan para mitra.

PERSIB ingin kerja sama tersebut bergerak lebih jauh dari sekadar eksposur merek, menuju keterlibatan dan program yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Di lapangan, tugas utama tetap berada di tangan para pemain. Namun di luar lapangan, perjalanan PERSIB ditopang oleh ekosistem yang semakin besar.

Dari Bandung, PERSIB kembali membuka lembaran baru.

Musim boleh berganti. Lawan boleh berubah. Kompetisi domestik dan panggung Asia menanti untuk dihadapi.

Tetapi satu hal tetap sama: PERSIB bukan hanya klub yang bermain di Bandung. PERSIB adalah bagian dari cerita Bandung yang terus hidup di dalam diri Bobotoh.(Rul)

Pos terkait