
SUKABUMI – Kawasan Geiser Cisolok di Kabupaten Sukabumi kembali menarik perhatian dunia ilmiah setelah ditemukannya spesies bakteri baru bernama Thermus javaensis. Temuan ini dinilai memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai lokasi strategis untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap tim peneliti dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia bersama kolaborator internasional yang terlibat dalam riset tersebut.
Menurut Okih, keberhasilan ini merupakan hasil dari proses penelitian panjang yang telah dilakukan secara berkesinambungan sejak tahun 2012 hingga akhirnya dipublikasikan dalam jurnal internasional pada 2026.
Baca Juga: GMNI Sukabumi Raya Perkuat Pendidikan Rakyat Lewat Youth Social Action di Basis Petani
“Kami Pemerintah Kecamatan Cisolok menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan tim peneliti FMIPA Universitas Indonesia bersama para kolaborator internasional,” ujar Okih kepada sukabumiku.id, Selasa (02/05/2026).
Ia menilai, penemuan Thermus javaensis menjadi bukti bahwa Geiser Cisolok tidak hanya memiliki potensi sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga menyimpan kekayaan hayati yang bernilai tinggi.
“Temuan ini menjadi bukti bahwa kawasan Geiser Cisolok memiliki kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang sangat berharga,” kata Okih.
Baca Juga: Berawal dari Tantangan di Medsos, Tawuran Berdarah di Sukabumi Makan Korban Luka Berat
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kawasan geotermal tersebut berpotensi dikembangkan sebagai laboratorium alam untuk berbagai bidang penelitian, mulai dari kesehatan, industri bioteknologi, hingga pengembangan teknologi masa depan.
Pemerintah Kecamatan Cisolok, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan penelitian sekaligus menjaga kelestarian kawasan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Selain meningkatkan citra daerah, hasil penelitian ini juga diharapkan mampu mendorong kolaborasi antara lembaga pendidikan, peneliti, pemerintah, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi kawasan.
Baca Juga: Cibadak Macet Lagi, Truk Alat Berat Mogok di Pinggir Jalan
Okih berharap, temuan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan Geiser Cisolok sebagai pusat penelitian geotermal dan keanekaragaman hayati yang memiliki nilai penting, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.
Dengan adanya penemuan tersebut, Geiser Cisolok diharapkan semakin dikenal, tidak hanya sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Sukabumi, tetapi juga sebagai pusat riset yang berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan daerah.
The post Camat Cisolok Apresiasi Peneliti UI atas Penemuan Bakteri Baru di Kawasan Geotermal first appeared on Sukabumi Ku.

















