
SUKABUMI – Selama lebih dari satu tahun, warga Kampung Pangimpunan, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, terpaksa melintasi jembatan kayu darurat yang rapuh untuk beraktivitas sehari-hari. Kondisi itu terjadi setelah jembatan sebelumnya rusak diterjang longsor pada Desember 2024 lalu.
Kini, akses yang selama ini menjadi keluhan warga akhirnya berubah. Sebuah jembatan beton cor sepanjang 13 meter dengan lebar 2,5 meter resmi dapat digunakan masyarakat pada Kamis (11/6/2026).
Menariknya, pembangunan jembatan tersebut bukan berasal dari program pemerintah maupun proyek anggaran besar. Jembatan itu dibangun secara swadaya melalui kolaborasi antara Subdenpom Persiapan Palabuhanratu, masyarakat, pemerintah desa, dan dukungan pihak swasta.
Baca Juga: Sistem Bermasalah, DPR Soroti Pelaksanaan PCMB 2026 di Jawa Barat
Keberadaan jembatan baru itu langsung memberi dampak besar bagi warga. Selain mempermudah mobilitas antara Kampung Pangimpunan dan Kampung Cihaur, akses tersebut kini sudah dapat dilalui kendaraan pengangkut hasil pertanian dan kebutuhan warga dengan muatan hingga sekitar 2 sampai 3 ton.
Sebelumnya, warga harus ekstra hati-hati saat melintas di jembatan kayu seadanya, terutama saat hujan turun dan debit air meningkat. Tidak sedikit pengendara memilih memutar jalan lebih jauh demi alasan keselamatan.
Kapten Cpm Ahmad Saipudin Ali bersama Kepala Desa Bojongsari, Rahmad Efendi, menjadi penggagas pembangunan jembatan tersebut. Proses pengerjaannya dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat selama sekitar satu bulan.
Baca Juga: Arus Lalu Lintas Ruas Jalan Cibungur–Ujunggenteng Terpantau Lancar
Bagi warga, jembatan itu bukan sekadar penghubung dua kampung, tetapi juga simbol harapan baru bagi aktivitas ekonomi dan keselamatan masyarakat.
“Dulu warga lewat sambil waswas karena jembatan kayunya sudah rusak dan sering licin. Sekarang alhamdulillah sudah kuat dan kendaraan juga bisa lewat,” ujar Abdurrahman, tokoh masyarakat Kampung Pangimpunan.
Ia menyebut, warga tidak menyangka jembatan permanen akhirnya bisa terbangun meski tanpa bantuan anggaran pemerintah.
“Ini benar-benar impian warga sejak longsor kemarin. Sekarang akses jadi lebih mudah dan aman,” tambahnya.
The post Dari Jembatan Reyot ke Beton Cor, Akses Warga Pangimpunan Akhirnya Tak Lagi Bertaruh Nyawa first appeared on Sukabumi Ku.

















