SUKABUMI— Gerakan Rakyat resmi melangkah ke babak baru politik nasional. Organisasi yang selama ini dikenal sebagai perkumpulan relawan itu kini mendaftarkan diri sebagai partai politik ke Bakesbangpol Kota Sukabumi, pada Selasa (3/2). Langkah ini menandai transformasi besar Gerakan Rakyat menuju panggung politik formal, sekaligus membuka jalan menuju Pilpres 2029.
Pendaftaran tersebut menjadi langkah awal organisasi yang sebelumnya berbentuk komunitas ini untuk mengikuti tahapan sebagai partai politik secara formal. Pendaftaran dilakukan langsung oleh Ketua DPD Gerakan Rakyat Sukabumi, Faisal Bagindo, bersama jajaran pengurus. Kedatangan mereka diterima oleh Kepala Bakesbangpol Kota Sukabumi, Agus Wawan Gunawan, di kantor Bakesbangpol.
“Alhamdulillah, suatu tahapan penting telah kami lakukan,” ujar Faisal, Kamis (5/2/2026).
Menurut Faisal, pihak Bakesbangpol meminta surat pengantar sebagai bagian dari proses administrasi pendaftaran Gerakan Rakyat sebagai partai politik. Ia memastikan seluruh persyaratan yang dibutuhkan telah dipenuhi dan diserahkan secara lengkap.
“Insya Allah, kita akan menunggu proses selanjutnya,” katanya.
Faisal menjelaskan, Gerakan Rakyat sebelumnya merupakan perkumpulan atau komunitas yang kemudian bermetamorfosis menjadi partai politik. Perubahan status tersebut dideklarasikan secara resmi pada 18 Januari 2026 lalu.
Langkah ini, kata Faisal mendapat apresiasi luas dari jejaring relawan Anies Baswedan yang menjadi tokoh sentral dalam Gerakan Rakyat. Sejak awal, organisasi ini memang dicita-citakan sebagai wadah pergerakan politik.
“Sejak Februari 2022, Gerakan Rakyat dicita-citakan menjadi wadah pergerakan politis Anies Baswedan pada Pilpres 2029 nanti,” ujar mantan anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
Dalam deklarasi sebagai partai politik, Sahrin Hamid diamanahi menjadi Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat untuk periode 2026–2031. Partai yang mengusung warna oranye ini diharapkan menjadi wadah aspirasi rakyat yang menawarkan pendekatan berbeda dalam mendorong perubahan.
Faisal menambahkan, Partai Gerakan Rakyat memiliki panca dharma sebagai landasan perjuangan, yakni religius, nasionalis-kerakyatan, karsa kesatria, kasih sayang, serta integritas moral.
“Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat,” pungkasnya. (*)














