SUKABUMI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 4 Kota Sukabumi tampil dengan wajah baru. Sebanyak 930 siswa menikmati hidangan bergizi melalui konsep prasmanan, menciptakan suasana makan yang lebih hangat dan interaktif di lingkungan sekolah.
Berbeda dari penyajian sebelumnya, pola prasmanan ini memungkinkan siswa mengambil makanan secara tertib sesuai porsi yang telah ditentukan. Selain memberi pengalaman berbeda, konsep ini juga bertujuan mempererat sinergi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunungpuyuh Karamat dengan pihak sekolah.
Kepala SPPG Gunungpuyuh Karamat, Didi Ahyadi, menjelaskan bahwa perubahan konsep tersebut bukan sekadar variasi teknis, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan program.
“Prasmanan ini kami hadirkan agar siswa merasakan pengalaman makan yang lebih menyenangkan. Namun yang utama, standar gizi tetap menjadi prioritas sesuai anjuran Badan Gizi Nasional,” ujarnya.
Ia menuturkan, SMPN 4 menjadi sekolah kedua yang menerapkan konsep serupa setelah sebelumnya dilakukan di SMK 2 Kota Sukabumi. Ke depan, pihaknya siap menyesuaikan metode penyajian sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing sekolah.
Menu yang disuguhkan pun dirancang lengkap dan seimbang, terdiri dari nasi putih, ayam olahan, tahu bumbu Padang, tumis brokoli dan wortel, susu pasteurisasi, serta buah segar seperti semangka dan melon. Kombinasi tersebut diharapkan mampu menunjang kebutuhan nutrisi harian siswa sekaligus meningkatkan selera makan.
Salah seorang siswi, Seril Putri Angraina, mengaku senang dengan konsep baru tersebut. Menurutnya, penyajian prasmanan membuat suasana makan terasa lebih nyaman dan menyenangkan.
“Senang banget karena menunya banyak pilihan dan jadi lebih semangat makan. Semoga ke depannya tetap seperti ini,” katanya.
Dengan inovasi ini, program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga membangun kebersamaan serta menciptakan pengalaman positif bagi siswa di sekolah.















