SUKABUMI – DPW Partai Perindo Jawa Barat membekali puluhan calon pekerja migran melalui Program Aksi Nyata GO Jabar – Pekerja Migran Naik Kelas di Kota Sukabumi sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja luar negeri yang aman dan legal, serta menyiapkan tenaga kerja Indonesia agar mampu bersaing di pasar kerja global.
Pelatihan ini memberikan pembekalan komprehensif kepada masyarakat usia produktif dan calon pekerja migran mengenai prosedur penempatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, hak dan kewajiban pekerja migran, peningkatan kompetensi kerja, kesiapan mental, hingga pemahaman budaya kerja internasional. Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai migrasi aman sebagai langkah pencegahan terhadap praktik penempatan pekerja migran secara ilegal.
Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat, H. Rifqi Ali Mubarok, menegaskan peningkatan kualitas SDM menjadi kunci utama dalam menghadapi persaingan tenaga kerja global sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
“Melalui Program GO Jabar, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses terhadap informasi, pelatihan, dan kompetensi yang memadai sebelum bekerja di luar negeri. Pekerja migran Indonesia harus berangkat dengan keterampilan, perlindungan, dan kesiapan yang baik sehingga mampu bersaing secara global serta memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga dan daerah. Program ini merupakan bentuk nyata keberpihakan Perindo kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Rifqi.
Menurut Rifqi, pekerja migran merupakan aset bangsa yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional melalui peningkatan kesejahteraan keluarga dan devisa negara. Karena itu, mereka harus dipersiapkan melalui pelatihan yang berkualitas serta perlindungan yang optimal.
Ketua DPD Partai Perindo Kota Sukabumi, Herman Gah, mengatakan tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi dan pembekalan yang benar mengenai peluang bekerja di luar negeri.
“Program ini memberikan pemahaman yang tepat mengenai proses bekerja di luar negeri secara legal, aman, dan bertanggung jawab. Perindo ingin hadir membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Program Aksi Nyata DPW Partai Perindo Jawa Barat, Dian Ciptadi, menjelaskan GO Jabar dirancang sebagai program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
“GO Jabar bukan sekadar pelatihan. Program ini membangun kesadaran, meningkatkan kompetensi, memperluas akses informasi, dan mendorong lahirnya pekerja migran yang profesional serta mampu menjadi duta bangsa di negara tujuan. Inilah politik yang diwujudkan melalui aksi nyata yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Koordinator GO Jabar, Dedi Sopiandi, menambahkan materi pelatihan disusun berdasarkan kebutuhan riil calon pekerja migran sehingga peserta memperoleh bekal yang menyeluruh sebelum bekerja di luar negeri.
“Kami membekali peserta mulai dari pemahaman regulasi, prosedur penempatan resmi, hak dan kewajiban pekerja migran, kesiapan mental, hingga budaya kerja internasional. Harapannya, peserta tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memahami pentingnya perlindungan hukum serta mampu menghindari praktik penempatan ilegal,” jelasnya.
Program GO Jabar merupakan salah satu dari tujuh Program Aksi Nyata DPW Partai Perindo Jawa Barat yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini menjadi bagian dari komitmen Perindo untuk memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja yang legal, aman, dan berkualitas sekaligus mendukung penguatan pelindungan pekerja migran Indonesia melalui edukasi dan peningkatan kompetensi.
Ke depan, DPW Partai Perindo Jawa Barat akan memperluas pelaksanaan Program GO Jabar ke berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat sebagai bagian dari strategi membangun SDM unggul, memperkuat ekonomi keluarga, serta menciptakan tenaga kerja Indonesia yang profesional, kompeten, dan berdaya saing di tingkat global.

















