PERSIB dan Musisi Bandung Galang Aksi Amal untuk Korban Longsor Cisarua

Bandung – Semangat kebersamaan dan kepedulian kemanusiaan menguat di Padel One, Jalan Pahlawan, Kota Bandung, Selasa (3/2/2026). PERSIB Bandung berkolaborasi dengan komunitas musisi Bandung menggelar aksi amal bertajuk “Satu Nama Satu Rasa untuk Cisarua”, sebagai bentuk dukungan nyata bagi masyarakat terdampak bencana longsor di Cisarua, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan ini mempertemukan dunia olahraga dan seni dalam satu tujuan kemanusiaan. Sejumlah musisi Bandung turut hadir, di antaranya Abah Ink, Juicy Luicy, The Changcuters, Rocket Rockers, serta pegiat kreatif lainnya. Mereka bersatu bersama manajemen, legenda PERSIB, komunitas suporter, dan awak media dalam atmosfer solidaritas yang hangat.

Bacaan Lainnya

Selain penggalangan donasi, acara juga diisi dengan fun tournament padel yang melibatkan musisi, manajemen, legenda PERSIB, serta wartawan. Turnamen persahabatan tersebut berlangsung penuh keakraban dan tawa, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan soal kompetisi, melainkan kebersamaan dan empati.

Antusiasme peserta semakin terasa pada sesi lelang jersey dan merchandise eksklusif PERSIB. Sejumlah jersey bersejarah milik pemain dilelang untuk tujuan kemanusiaan, termasuk jersey Layvin Kurzawa yang dikenakan saat momen pengenalan pemain. Jersey milik Julio Cesar, Berguinho, Beckham Putra Nugraha, Kakang Rudianto, Luciano Guaycochea, Uilliam Barros, Marc Klok, hingga Achmad Jufriyanto juga dilepas sebagai simbol kepedulian dan keikhlasan berbagi.

Aksi solidaritas ini turut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mendonasikan koleksi pribadi berupa jaket kolaborasi PERSIB x Rawtype Riot yang telah ditandatangani seluruh pemain PERSIB musim 2024/2025 untuk dilelang.

“Kami mengapresiasi kepedulian seluruh pihak yang terlibat. Solidaritas ini tidak hanya menghadirkan bantuan, tetapi juga harapan dan semangat bagi masyarakat Cisarua yang sedang menghadapi masa sulit,” ujar Jeje.

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran bersama untuk hadir bagi sesama dalam situasi darurat kemanusiaan.

“Bagi PERSIB, sepak bola bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang nilai, empati, dan kepedulian. Kami ingin memastikan saudara-saudara kita di Cisarua tidak berjalan sendiri,” tutur Adhitia.

Ia menambahkan, aksi “Satu Nama Satu Rasa untuk Cisarua” merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan berkelanjutan PERSIB. Sebelumnya, pada 9 Januari 2026, PERSIB juga berkolaborasi dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) untuk menyalurkan bantuan bagi korban banjir dan longsor di Aceh serta sejumlah wilayah di Sumatera.

Seluruh dana dan donasi yang terkumpul akan disalurkan melalui Dompet Dhuafa sebagai mitra sosial tepercaya, guna memastikan bantuan tersalurkan secara transparan dan tepat sasaran kepada korban bencana longsor di Cisarua, Lembang.

Melalui aksi ini, PERSIB menegaskan perannya tidak hanya sebagai klub sepak bola, tetapi juga bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Satu Nama, Satu Rasa menjadi pengingat bahwa solidaritas adalah komitmen untuk terus hadir dan bergerak bersama saat dibutuhkan.

Pos terkait