Bandung – PERSIB Bandung meminta seluruh pihak, khususnya Bobotoh dan suporter Malut United, untuk menaati regulasi kompetisi menjelang pertandingan pekan ke-20 Liga 1 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (6/2/2026).
Imbauan tersebut merupakan bentuk komitmen PERSIB dalam menegakkan aturan liga yang hingga kini masih melarang kehadiran suporter tim tamu di stadion sepanjang musim 2025/2026. Larangan ini merujuk pada Regulasi Liga 1 2025/2026 Pasal 5 tentang Keamanan dan Kenyamanan Ayat 7, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.
Langkah tersebut diambil demi memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan nyaman, sekaligus menjaga iklim kompetisi sepak bola Indonesia tetap sehat dan berkelanjutan.
Head of Communications PERSIB, Adhi Pratama, menegaskan bahwa regulasi tersebut masih berlaku dan harus dihormati oleh seluruh elemen suporter.
“Kami mengimbau suporter Malut United untuk mendukung tim kesayangannya dari rumah. Sesuai regulasi yang berlaku, suporter tim tamu belum diperkenankan hadir di stadion. Mari kita sama-sama menghormati aturan ini demi terciptanya suasana pertandingan yang aman dan kondusif,” ujar Adhi.
Sejalan dengan imbauan tersebut, panitia pelaksana pertandingan memastikan tidak adanya alokasi tiket bagi pendukung tim tamu. Pengawasan di sekitar area stadion, termasuk pada pintu masuk, akan diperketat guna mengantisipasi penggunaan atribut tim lawan yang tidak sesuai regulasi.
Selain menegaskan larangan bagi suporter tim tamu, PERSIB juga mengingatkan Bobotoh agar lebih teliti dan berhati-hati dalam membeli tiket pertandingan. Klub menegaskan bahwa penjualan tiket hanya dilakukan melalui kanal resmi, yakni PERSIB Apps dan mitra resmi sponsor Bale BTN.
“Kami mengingatkan Bobotoh agar hanya membeli tiket melalui PERSIB Apps. Pembelian tiket di luar jalur resmi memiliki risiko, dan segala bentuk kerugian akibat transaksi di luar kanal resmi bukan menjadi tanggung jawab klub,” tegas Adhi.
Melalui imbauan ini, PERSIB berharap seluruh suporter dapat bersama-sama menjaga sportivitas, keamanan, dan citra positif sepak bola Indonesia. Dukungan yang tertib dan bertanggung jawab dinilai menjadi kunci terciptanya pertandingan yang berkelas dan menjunjung tinggi nilai fair play.














