BANDUNG – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menyiapkan tambahan stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) kantong di jalur wisata untuk memastikan kelancaran distribusi BBM selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2025 di wilayah Jabar.
Sales Area Manager Bandung Raya Patra Niaga, Sindhu Priyo, mengatakan pihaknya telah menyiapkan di beberapa titik jalur wisata yang berpotensi padat kendaraan selama periode tersebut.
“Terutama yang saat ini menjadi destinasi-destinasi wisata seperti Kota Bandung, Garut dan kemudian Pangandaran untuk di wilayah pantai untuk destinasi orang liburan,” kata Sindhu di Bandung, Kamis.
Sindhu mengatakan pihaknya menyiapkan delapan SPBU kantong yang ditempatkan di sejumlah titik rawan kepadatan kendaraan.
Selain itu, Pertamina juga menyediakan dua SPBU kantong tambahan yang ditempatkan di lokasi-lokasi yang jauh dari SPBU untuk memperluas jangkauan layanan.
“Jadi kita selain ada kantong juga ada beberapa layanan tambah seperti modular yang itu di tol Cisumdawu ada dua titik dan kemudian di Pangandaran ada masing-masing dua titik,” kata dia.
Lebih lanjut, ia mengatakan untuk menghadapi potensi bencana, Pertamina juga menyiapkan skema distribusi Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Sindhu menegaskan bahwa Pertamina telah menyiapkan pola suplai alternatif agar pendistribusian BBM dan LPG tetap berjalan dalam kondisi apa pun.
“Kami sudah menyiapkan skema RAE mulai dari 25 persen, 50 persen hingga 100 persen. Koordinasi dilakukan dengan terminal terdekat seperti Cikampek dan Tasikmalaya,” ujarnya.
Pertamina juga bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memastikan keamanan distribusi BBM dan LPG di jalur dan lokasi yang menjadi prioritas.
Dari sisi pasokan, kata dia, Pertamina menambah sekitar 4 persen stok Pertalite dan produk BBM lain, sementara stok LPG untuk wilayah Bandung dan 11 kabupaten/kota dalam area distribusi mencapai 1.656 metrik ton.
“Dapat kami sampaikan bahwa stok BBM maupun LPG selama masa Satgas Nataru dalam kondisi aman. Terminal BBM Bandung Group di Ujungberung dan Padalarang juga sudah menambah kapasitas penyimpanan untuk memperkuat ketahanan suplai,” kata Sindhu. (*)














