
SUKABUMI – Sejumlah persoalan pembangunan mencuat dalam kegiatan reses Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, yang digelar di Aula Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Jumat (5/6/2026).
Dalam forum yang dihadiri masyarakat setempat, warga menyampaikan berbagai aspirasi yang dinilai penting untuk mendorong percepatan pembangunan di wilayah tersebut. Infrastruktur jalan menjadi isu utama karena dinilai masih menghambat mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi memastikan pembangunan ruas Jalan Cigaru-Cikaramat telah masuk dalam agenda pembangunan daerah tahun 2026. Ia menyebut proyek tersebut merupakan kebutuhan mendesak yang telah lama dinantikan warga.
Baca Juga: KDM Siaga Kemarau Panjang, Desa Rawan Kekeringan Mulai Didata
“Jalan Cigaru-Cikaramat sudah lama menjadi harapan masyarakat. Alhamdulillah tahun ini pembangunannya masuk program dan akan direalisasikan,” ujarnya.
Selain infrastruktur, warga juga mendorong pemerintah daerah agar lebih serius mengembangkan potensi wisata di Desa Cihaur. Wilayah tersebut dinilai memiliki daya tarik alam yang besar, mulai dari perbukitan hingga objek wisata alami yang masih belum tergarap optimal.
Menurutnya, sektor pariwisata berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat apabila dikelola secara profesional dan melibatkan warga setempat.
Baca Juga: Ekonom Ingatkan Ancaman pada Kesehatan APBN 2026
“Potensi wisata di Desa Cihaur sangat besar. Jika dikelola dengan baik dan melibatkan masyarakat, tentu akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi warga,” katanya.
Di sisi lain, keberadaan BTS tower yang berada dekat dengan permukiman warga turut menjadi perhatian. Sejumlah warga mengaku khawatir terhadap dampak menara telekomunikasi yang lokasinya dinilai terlalu dekat dengan rumah penduduk.
Menanggapi hal tersebut, DPRD Kabupaten Sukabumi akan memanggil perusahaan pemilik BTS untuk meminta penjelasan terkait berbagai keluhan masyarakat.
Baca Juga: SIM Keliling Polres Sukabumi Hadir di Pos Lantas Cidahu, Sabtu 6 Juni 2026
“Kami akan meminta penjelasan langsung dari pihak perusahaan terkait berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat. DPRD ingin persoalan ini diselesaikan secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Ia menambahkan, apabila dalam evaluasi ditemukan adanya pelanggaran aturan atau perizinan, DPRD akan merekomendasikan langkah lanjutan kepada pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan reses ini, seluruh aspirasi masyarakat Desa Cihaur akan dihimpun dan dibahas sebagai bagian dari penyusunan program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
The post Reses di Simpenan, Hamzah Gurnita Bicara Soal Perbaikan Jalan dan Evaluasi Tower BTS first appeared on Sukabumi Ku.

















