Sahrian IPHI Jampangkulon Jadi Ruang Konsolidasi Sosial dan Dakwah Desa

SUKABUMI – Kegiatan Sahrian Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kecamatan Jampangkulon di Desa Mekarjaya tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi sosial-keagamaan di tingkat desa, Rabu (28/1/2026).

Melalui kegiatan ini, IPHI hadir sebagai penggerak dakwah yang membumi, menyatukan para alumni haji untuk berperan aktif dalam penguatan nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, serta keteladanan di tengah masyarakat.

Camat Jampangkulon, Dading, menilai Sahrian IPHI memiliki potensi strategis dalam mendukung pembangunan nonfisik, khususnya di bidang spiritual dan sosial. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah kecamatan dan organisasi keagamaan seperti IPHI sangat penting untuk menjaga harmoni sosial di masyarakat.

“Kegiatan keagamaan seperti ini menjadi perekat sosial yang efektif. Pemerintah tentu mendukung, karena dampaknya langsung dirasakan oleh warga,” ujarnya.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Rp52 Ribu, Tembus Rp2,968 Juta per Gram

Sementara itu, Ketua IPHI Kecamatan Jampangkulon, H. Sopandi, menekankan bahwa Sahrian merupakan wujud keberlanjutan nilai-nilai ibadah haji dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, para alumni haji memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dan penggerak kebaikan di lingkungannya.

“IPHI ingin hadir bukan hanya dalam seremoni, tetapi juga dalam aktivitas dakwah, sosial, dan pembinaan umat di desa-desa,” kata H. Sopandi.

Dengan dihadiri puluhan peserta dari berbagai unsur, kegiatan Sahrian ini mencerminkan komitmen IPHI Jampangkulon dalam memperkuat peran keumatan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan berdaya.

The post Sahrian IPHI Jampangkulon Jadi Ruang Konsolidasi Sosial dan Dakwah Desa first appeared on Sukabumi Ku.

Pos terkait