
SUKABUMI – Suasana waktu istirahat di SMAN 2 Kota Sukabumi kini menghadirkan pemandangan berbeda yang mencuri perhatian. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan bersama SPPG Karamat tampil dengan konsep baru, menghadirkan sajian prasmanan khas Nusantara yang lebih variatif, segar, dan menggugah selera.
Tidak lagi identik dengan menu yang itu-itu saja, para siswa kini disambut beragam hidangan hangat yang tertata rapi di meja panjang. Antrean pun terasa lebih hidup, diiringi interaksi santai antara siswa dan guru yang menikmati momen kebersamaan.
Staf Humas SMAN 2 Kota Sukabumi, Andriyansyah, menilai inovasi ini sebagai langkah maju dalam pelayanan gizi di lingkungan sekolah.
“Kami mengapresiasi penuh terobosan dari SPPG Karamat. Konsep prasmanan ini bukan hanya lebih higienis, tapi juga membuat siswa lebih antusias saat makan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Menurutnya, sistem ini juga memberikan dampak positif dalam mengurangi sisa makanan. Siswa diberi kebebasan mengambil porsi sesuai kebutuhan, sehingga konsumsi menjadi lebih efektif dan minim pemborosan.
Lebih dari sekadar penyedia makanan, SPPG Karamat dinilai sebagai mitra yang memahami kebutuhan dan kenyamanan siswa. Hal itu terlihat dari penyajian menu spesial berupa nasi tumpeng yang dihadirkan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi SMAN 2 Sukabumi yang berhasil meraih peringkat pertama di Jawa Barat dalam jumlah kelulusan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Asisten Lapangan SPPG Karamat, Muhamad Maulana Azis, menjelaskan bahwa menu yang disiapkan dirancang menyerupai hidangan pesta rakyat, mulai dari nasi kuning, tempe orek, perkedel, hingga inovasi sayuran yang diolah menyerupai hidangan kekinian agar lebih diminati siswa.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 1.440 siswa dan 90 guru terlayani dengan standar gizi yang tetap dijaga ketat. Seluruh proses juga diawasi oleh tenaga ahli gizi dan pihak terkait untuk memastikan kualitas tetap terkontrol.
Pihak sekolah pun mengaku nyaman dengan pola kerja sama yang terjalin. Transparansi dalam sistem kerja serta respons cepat terhadap evaluasi menjadi nilai tambah tersendiri selama lebih dari satu tahun kemitraan berlangsung.
Konsep prasmanan ini tidak hanya menghadirkan variasi menu, tetapi juga memperkuat interaksi sosial di lingkungan sekolah. SMAN 2 berharap inovasi ini bisa terus dihadirkan, khususnya pada momen-momen penting sebagai bentuk apresiasi bagi siswa.
“Kerja sama ini berjalan sangat baik. Kami berharap program ini terus berlanjut untuk mendukung kesehatan dan prestasi siswa,” tutup Andriyansyah.
The post SPPG Karamat Rayakan Keberhasilan SMAN 2 Sukabumi sebagai Sekolah Terbaik Jawa Barat Dengan Sajian Nasi Tumpeng first appeared on Sukabumi Ku.















