
SUKABUMI – Prestasi pelayanan keluarga berencana di Kabupaten Sukabumi kembali menuai pengakuan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sukabumi meraih dua penghargaan dalam Rapat Koordinasi Daerah Program Bangga Kencana Tahun 2026 yang digelar di Bandung.
Penghargaan pertama diraih pada kategori Terbaik I Target Total Pelayanan KBPP untuk kelompok 1.000–3.000 akseptor. Pada kegiatan SEMARAK KBPP Tahun 2025, capaian pelayanan di Kabupaten Sukabumi menembus angka 7.247 akseptor, jauh melampaui target yang ditetapkan dalam kategori tersebut. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa akses layanan KB di lapangan semakin luas dan menjangkau masyarakat sasaran.
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur pelaksana di lapangan.
Baca Juga: Pemkab Sukabumi Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Energi, Dorong Hilirisasi Industri Lokal
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja bersama penyuluh KB, tenaga lapangan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta dukungan pemerintah daerah dan para mitra,” ujar Eka, Jumat (27/2/2026).
Menurut Eka, raihan 7.247 akseptor dalam SEMARAK KBPP 2025 menunjukkan bahwa upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat berjalan efektif.
Selain prestasi di bidang pelayanan KB, DPPKB Kabupaten Sukabumi juga menerima penghargaan Sekolah Siaga Kependudukan jenjang SMA dengan pelaporan terbanyak. Penghargaan ini dinilai sebagai penguatan komitmen edukasi kependudukan di lingkungan pendidikan menengah, sekaligus mendorong peran sekolah dalam membangun kesadaran kependudukan sejak dini.
Baca Juga: KPK Persilakan Menkeu Konsultasi Soal Gift TikTok, Sarankan Nonaktifkan Fitur Hadiah
Eka menegaskan, penghargaan yang diraih bukan tujuan akhir, melainkan pemacu untuk meningkatkan kualitas layanan ke depan. “Kami akan terus memperkuat edukasi, memperluas akses pelayanan, serta menghadirkan inovasi agar program Bangga Kencana semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya. Ia menambahkan, upaya tersebut juga sejalan dengan komitmen daerah dalam mendukung percepatan penurunan stunting dan penguatan kualitas keluarga.
Rapat koordinasi yang digelar oleh BKKBN Provinsi Jawa Barat tersebut menjadi forum konsolidasi lintas daerah dalam penguatan kelembagaan dan transformasi program kependudukan. Pemerintah daerah berharap capaian ini dapat dijadikan pijakan untuk memperluas dampak program keluarga berencana di Kabupaten Sukabumi.
The post DPPKB Kabupaten Sukabumi Borong Dua Penghargaan di Jabar, Akseptor KBPP Tembus 7.247 first appeared on Sukabumi Ku.














