
SUKABUMI – Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program pelayanan pemenuhan gizi di wilayah Kota Sukabumi. Salah satu lokasi yang menjadi titik peninjauan adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kebonjati Cikole 001.
Kegiatan pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Wilayah II Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN, Brigjen TNI Albertus Doni Dewantoro, pada Jumat, 6 Maret 2026. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan operasional layanan serta sarana pendukung program gizi berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Menanggapi hasil kunjungan tersebut, Kepala SPPG Kebonjati Cikole 001, Azis Fauzi Rahman, menyampaikan pihaknya menyambut baik berbagai masukan yang diberikan oleh Badan Gizi Nasional.
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Memberikan Perlindungan Privasi Terbaik
Menurut Azis, rekomendasi yang diberikan akan menjadi dasar untuk melakukan pembenahan fasilitas agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal.
“Kami sudah menerima rekomendasi dari BGN terkait peningkatan kualitas fasilitas. Hal itu juga telah kami koordinasikan dengan pihak mitra yayasan, dan mereka memberikan dukungan penuh untuk melakukan perbaikan sekaligus relokasi sesuai arahan dari pusat,” ujar Azis saat dikonfirmasi pada Minggu, 8 Maret 2026.
Ia menjelaskan, rencana pembenahan yang akan dilakukan mencakup peningkatan infrastruktur bangunan, fasilitas pendukung operasional dapur, serta penguatan standar kebersihan dan higienitas.
Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Tabrak Toko Ikan di Cibitung
Selain itu, pihak pengelola juga tengah melakukan survei lokasi baru untuk relokasi dapur agar fasilitas pelayanan dapat lebih representatif namun tetap berada dalam wilayah koordinasi Kecamatan Cikole.
Azis juga memberikan penjelasan terkait kondisi dapur yang terlihat kurang optimal saat kunjungan berlangsung. Ia menyebut situasi tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca ekstrem yang menyebabkan luapan air di sekitar area dapur.
“Kebetulan saat pemantauan dilakukan, kondisi dapur baru saja terdampak luapan air banjir. Saat itu kami sedang melakukan pembersihan, sehingga kondisi ruangan memang belum sepenuhnya kembali normal,” ungkapnya.
Baca Juga: Keluhan Jalan Rusak Viral di Medsos, Ini Penjelasan Dinas PU Sukabumi
Terkait jadwal perbaikan dan relokasi, pengelola saat ini masih menunggu surat resmi dari Badan Gizi Nasional sebagai dasar administrasi untuk menentukan tenggat waktu pelaksanaan pembenahan fasilitas.
Sebagai informasi, SPPG Kebonjati Cikole 001 telah beroperasi sekitar enam bulan. Selama masa operasional tersebut, distribusi layanan gizi kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Pengelola berharap melalui rencana peningkatan fasilitas dan relokasi dapur, kualitas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat di wilayah Cikole, Kota Sukabumi, dapat semakin meningkat dan memenuhi standar nasional yang ditetapkan pemerintah.
The post Badan Gizi Nasional Evaluasi Layanan SPPG di Sukabumi, Pengelola Siapkan Pembenahan first appeared on Sukabumi Ku.














