
TASIKMALAYA – Suara kicauan burung yang saling bersahutan menggema sejak pagi hari di arena gantangan Saduluran Murai Sukapura (SMS), Kabupaten Tasikmalaya. Ratusan pecinta burung dari berbagai daerah tumpah ruah mengikuti Lomba Kicau Burung Piala Kapolres Tasikmalaya dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Ajang bergengsi yang menghadirkan 14 kelas perlombaan ini sukses menjadi magnet bagi para Kicau Mania. Tak hanya dari Tasikmalaya, peserta juga datang dari Bandung, Garut, Ciamis, Banjar, Pangandaran hingga Cilacap untuk memperebutkan gelar juara dan Piala Kapolres Tasikmalaya.
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama, mengatakan bahwa lomba kicau burung ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antara Polri dan masyarakat, khususnya komunitas pecinta burung berkicau.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat. Alhamdulillah antusiasmenya sangat luar biasa. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara Polres Tasikmalaya, penyelenggara, komunitas Kicau Mania, dan masyarakat,” ujar Kapolres.
Tingginya jumlah peserta dan meriahnya suasana lomba membuat Polres Tasikmalaya berencana menjadikan event tersebut sebagai agenda tahunan yang rutin digelar setiap peringatan Hari Bhayangkara.
“Insyaallah akan kami laksanakan secara rutin setiap tahun. Mudah-mudahan ke depan pesertanya semakin banyak dan acaranya semakin meriah,” tambahnya.
Pada gelaran tahun ini, kelas Murai Batu muda dan dewasa menjadi salah satu kategori yang paling menyita perhatian. Kelas ini memang dikenal sebagai kasta tertinggi dalam dunia lomba burung berkicau karena persaingan yang ketat dan kualitas burung yang ditampilkan.
BACA JUGA : Bangun Kedekatan dengan Warga, Polres Tasikmalaya Gelar Nobar Piala Dunia 2026
Ketua Umum Saduluran Murai Sukapura (SMS), H. Ijang Suryana, mengaku bangga bisa berkolaborasi dengan Polres Tasikmalaya dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran Piala Kapolres Cup menjadi angin segar bagi para penghobi burung di Tasikmalaya dan sekitarnya.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Polres Tasikmalaya. Semoga kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang selalu ditunggu para Kicau Mania,” katanya.
Selain menjadi ajang adu prestasi, lomba kicau burung ini juga membuka peluang ekonomi bagi peternak dan pedagang burung. Banyak peserta yang memanfaatkan kompetisi untuk memperkenalkan burung unggulannya kepada para penghobi.
Salah satunya Ade atau Pak Oyon, peserta asal Kota Tasikmalaya yang membawa burung dagangannya ke arena lomba. Ia berharap performa sang burung mampu menarik perhatian calon pembeli.
“Kalau burung tampil maksimal dan stabil, biasanya nilai jualnya ikut naik. Mudah-mudahan setelah lomba ini semakin banyak yang tertarik,” ujarnya sambil tersenyum.
Dengan antusiasme peserta yang terus meningkat, Piala Kapolres Tasikmalaya Kicau Mania berpotensi menjadi salah satu agenda lomba burung terbesar di Priangan Timur sekaligus destinasi favorit para pecinta Murai Batu dari berbagai daerah. (LS)
The post Kicau Mania Membludak! Piala Kapolres Tasikmalaya Jadi Magnet Pecinta Murai Batu se-Priangan Timur first appeared on Tasikmalaya Ku.

















