
SUKABUMI – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi menetapkan sektor agrobisnis dan pariwisata sebagai prioritas utama dalam pengembangan investasi daerah selama periode 2025-2029. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, mengatakan sektor agrobisnis yang meliputi pertanian dan perikanan, serta sektor pariwisata masih menjadi potensi unggulan yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui investasi.
“Prioritas investasi Kabupaten Sukabumi diarahkan pada sektor agrobisnis, meliputi pertanian dan perikanan, serta sektor pariwisata yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan,” kata Dede Rukaya, Kamis (16/7/2026).
Untuk mendukung target tersebut, DPMPTSP telah menyiapkan lima strategi utama yang akan dijalankan hingga tahun 2029.
Strategi pertama adalah memperkuat promosi investasi daerah melalui penyediaan peta potensi investasi, keikutsertaan dalam forum investasi nasional maupun internasional, penyelenggaraan business gathering, pemanfaatan media digital, hingga penyusunan materi promosi yang lebih informatif dan menarik bagi calon investor.
Strategi kedua berupa optimalisasi pemberian insentif dan kemudahan investasi. Upaya itu akan dilakukan melalui penyusunan regulasi, optimalisasi kawasan industri, serta peningkatan sosialisasi mengenai berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan investor.
Baca Juga: DPPKB Kabupaten Sukabumi Ajak Pelajar Rencanakan Masa Depan, Cegah Pernikahan Anak
Selain itu, DPMPTSP juga akan mendorong ketersediaan Investment Project Ready to Offer (IPRO) atau proyek investasi yang telah siap ditawarkan kepada calon investor.
Pada aspek pelayanan, digitalisasi perizinan menjadi salah satu fokus utama. Penguatan layanan tersebut dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembentukan tim bantuan teknis (help desk) yang responsif, edukasi kepada masyarakat, integrasi sistem layanan, hingga peningkatan kualitas jaringan dan server.
Strategi lainnya adalah memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif di Kabupaten Sukabumi.
Baca Juga: Keputusan Wasit Jadi Perbincangan Usai Argentina Kalahkan Inggris 2-1
Dede menegaskan, tujuan utama dari berbagai strategi tersebut bukan sekadar meningkatkan nilai investasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap setiap investasi baru yang masuk tidak hanya meningkatkan nilai realisasi investasi daerah, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat, menggerakkan sektor-sektor ekonomi unggulan, meningkatkan daya saing daerah, serta memberikan efek berganda bagi pertumbuhan UMKM dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pelayanan perizinan yang semakin cepat, transparan, dan berbasis digital menjadi salah satu faktor penting dalam menarik minat investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Sukabumi.
“Dengan iklim investasi yang kondusif, pelayanan perizinan yang semakin cepat dan transparan, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis investasi dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sukabumi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing,” pungkas Dede.
The post DPMPTSP Kabupaten Sukabumi Siapkan Lima Strategi Tarik Investasi hingga 2029 first appeared on Sukabumi Ku.

















