BANDUNG – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait atau Ara, meninjau langsung pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah di kawasan Bodogol, Derwati, Kota Bandung, Rabu (15/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Ara didampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, meninjau rumah milik Achmad Fauzi yang menjadi salah satu penerima manfaat program. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Ara menegaskan, program Bedah Rumah merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dan implementasi sila kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Ini (program Bedah Rumah) juga perwujudan gotong royong dari sila Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh Indonesia,” kata dia saat ditemui di lokasi.
Kondisi rumah Achmad diketahui sudah mengalami kerusakan di berbagai bagian. Saat hujan deras, air kerap masuk ke dalam rumah sehingga mengganggu aktivitas keluarga. Pemerintah menjadwalkan proses renovasi dimulai pada 27 Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada 27 Oktober 2026.
Selain meninjau pelaksanaan program, Ara juga mengungkapkan target pemerintah untuk meningkatkan jumlah rumah yang diperbaiki di Jawa Barat. Hingga akhir 2026, jumlah rumah yang direnovasi ditargetkan meningkat dari sekitar 6.000 unit menjadi 45.000 unit.
Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan seluruh unsur pemerintah daerah, mulai dari tingkat kota hingga provinsi, agar pelaksanaannya berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ara juga menegaskan bahwa penentuan penerima bantuan mengacu pada data tunggal yang disusun Badan Pusat Statistik (BPS) serta akan diperkuat melalui koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Ia mengingatkan seluruh jajarannya untuk menjaga integritas dan tidak melakukan penyalahgunaan anggaran.
“Makanya data BPS, data tunggal yang dipakai dari BPS. Dibantu nanti dengan jajaran Kementerian Dalam Negeri,” katanya.
Sementara itu, Achmad Fauzi menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap proses renovasi rumah dapat berjalan lancar sehingga keluarganya dapat segera menempati rumah yang lebih aman dan layak huni.
“Saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya. Semoga semua yang membantu diberikan kesehatan dan mendapat balasan berlipat dari Allah SWT,” ujar Achmad. (*)

















