PURWOKERTO – Bank Mandiri Taspen memastikan seluruh kegiatan operasional dan layanan perbankan di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal di tengah aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan sejumlah nasabah terkait kasus dugaan penipuan berkedok investasi yang melibatkan oknum mantan pegawai Bank Mandiri Taspen.
Seluruh layanan perbankan, mulai dari Teller, Customer Service, hingga mesin ATM, tetap beroperasi sesuai jam layanan reguler sehingga kebutuhan transaksi nasabah dapat terus dilayani tanpa gangguan.
Corporate Secretary Bank Mandiri Taspen, Tulus P. Hutabarat, menegaskan bahwa perusahaan menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan pelayanan kepada nasabah tetap menjadi prioritas.
“Kami menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasi secara tertib. Di saat yang sama, Bank Mandiri Taspen memastikan seluruh layanan operasional di Kantor Cabang Purwokerto tetap berjalan normal sehingga kebutuhan transaksi nasabah dapat terus terpenuhi dengan aman dan nyaman,” ujar Tulus.
Bank Mandiri Taspen juga menyampaikan empati kepada para nasabah yang menjadi korban dalam kasus dugaan penipuan tersebut. Perusahaan telah melaporkan perkara ini kepada aparat penegak hukum dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaian kepada pihak yang berwenang.
Sebagai bentuk komitmen dalam membantu penyelesaian kasus, Bank Mandiri Taspen telah membuka posko layanan untuk memberikan informasi dan pendampingan kepada para nasabah yang terdampak. Selain itu, bank juga terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dengan menyediakan data dan informasi yang diperlukan guna mendukung proses penyelidikan dan penyidikan.
“Kami berkomitmen mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. Bank juga membuka posko layanan bagi nasabah terdampak serta memberikan data dan informasi yang dibutuhkan aparat penegak hukum agar penanganan kasus ini dapat berjalan secara optimal,” kata Tulus.
Bank Mandiri Taspen mengajak para nasabah yang menjadi korban untuk bekerja sama dengan melaporkan kejadian yang dialami kepada pihak berwenang guna mempercepat proses penyelesaian yang saat ini ditangani oleh Polresta Banyumas dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Bank Mandiri Taspen juga mengingatkan agar seluruh aktivitas perbankan dilakukan melalui produk dan layanan resmi Bank Mandiri Taspen.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan investasi maupun layanan perbankan. Pastikan setiap transaksi dilakukan melalui produk dan kanal resmi Bank Mandiri Taspen sehingga keamanan dana nasabah tetap terjaga,” tutur Tulus.
Sebagai lembaga jasa keuangan yang berada di bawah pengawasan regulator, Bank Mandiri Taspen menegaskan komitmennya untuk menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, serta menjaga keamanan dana dan kepercayaan seluruh nasabah.
Untuk memperoleh informasi mengenai layanan resmi Bank Mandiri Taspen, nasabah dapat menghubungi Call Center Bank Mandiri Taspen di nomor 14024. (*)

















