Perindo Jabar Ajak Generasi Muda Bangun Demokrasi Berkualitas Lewat Pendidikan Politik

Bandung – DPW Partai Perindo Jawa Barat menggelar kegiatan Belajar Politik dan Demokrasi Bersama Perindo sebagai upaya memperkuat pendidikan politik dan literasi demokrasi bagi kalangan Milenial dan Generasi Z menjelang Pemilu 2029.

Mengusung tema “Membangun Generasi Demokrasi: Memperkuat Pendidikan Politik Milenial dan Gen Z Menuju Pemilu 2029”, kegiatan ini menghadirkan penyelenggara pemilu, akademisi, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan kader Partai Perindo dalam sebuah forum dialog yang bertujuan menumbuhkan budaya politik yang sehat, kritis, dan partisipatif.

Bacaan Lainnya

Ketua DPW Partai Perindo Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok, mengatakan pendidikan politik merupakan investasi demokrasi yang sangat penting untuk melahirkan generasi muda yang cerdas, rasional, dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pemilu bukan sekadar memilih pemimpin setiap lima tahun sekali. Demokrasi membutuhkan warga negara yang memahami persoalan publik, menghargai perbedaan, serta berani berpartisipasi dalam pembangunan bangsa. Karena itu, pendidikan politik harus menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Rifqi.

Menurut Rifqi, meningkatnya jumlah pemilih Milenial dan Gen Z harus diimbangi dengan penguatan literasi politik agar generasi muda tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi penggerak demokrasi yang mampu mengawal proses politik secara kritis, bermartabat, dan berintegritas.

Dalam forum tersebut, mantan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat periode 2018–2023, Reza Alwan Sofnidar, memaparkan bahwa pendidikan pemilih merupakan fondasi utama dalam membangun demokrasi yang berkualitas.

“Pemilih yang berkualitas akan melahirkan demokrasi yang berkualitas. Karena itu, masyarakat perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, memverifikasi informasi, menolak politik uang, serta tidak mudah terpengaruh hoaks dan disinformasi,” jelas Reza.

Sementara itu, Sekretaris DPW Partai Perindo Jawa Barat, Dedi Junaedi W.S., menegaskan bahwa partai politik memiliki tanggung jawab untuk terus membangun ruang dialog yang sehat sekaligus memperkuat pendidikan politik masyarakat sebagai bagian dari penguatan demokrasi.

Ketua pelaksana kegiatan, Dian Ciptadi, menjelaskan bahwa forum tersebut dikemas secara interaktif sehingga peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dapat berdiskusi langsung dengan para narasumber mengenai berbagai isu demokrasi, kepemiluan, dan partisipasi politik generasi muda.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. M. Fariz mengaku memperoleh perspektif baru bahwa politik tidak hanya berkaitan dengan pemilu, tetapi juga menyangkut kebijakan publik yang memengaruhi kehidupan masyarakat. Sementara itu, M. Rifky menilai materi mengenai literasi digital dan upaya menangkal hoaks politik sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Perwakilan Komunitas Muda Muhammadiyah Jawa Barat, Dede, turut mengapresiasi penyelenggaraan forum tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara partai politik, penyelenggara pemilu, perguruan tinggi, dan organisasi kemasyarakatan merupakan langkah strategis dalam memperkuat pendidikan politik bagi generasi muda.

Melalui kegiatan Belajar Politik dan Demokrasi Bersama Perindo, DPW Partai Perindo Jawa Barat berharap semakin banyak generasi muda yang memiliki literasi politik yang baik, aktif berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi, serta siap menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab menuju Pemilu 2029.

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Partai Perindo Jawa Barat dalam memperkuat fungsi pendidikan politik sebagai salah satu pilar utama demokrasi, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menjaga nilai-nilai demokrasi, persatuan, dan kepentingan publik demi kemajuan Indonesia.(*)

Pos terkait