
SUKABUMI – Air dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi dikumpulkan dan disatukan dalam sebuah kendi. Prosesi tersebut menjadi salah satu simbol kuat persatuan dalam puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 melalui kegiatan Sekar Budaya di Alun-alun Palabuhanratu, Kamis (10/9/2026).
Di tengah kentalnya nuansa adat Sunda, prosesi penyatuan air itu menjadi gambaran tentang keberagaman wilayah di Kabupaten Sukabumi yang dipersatukan dalam semangat kebersamaan.
Beragam kesenian tradisional Sunda turut ditampilkan dalam perayaan tersebut. Penggunaan bahasa Sunda dan pakaian adat juga semakin memperkuat identitas budaya yang diangkat dalam momentum hari jadi Kabupaten Sukabumi.
Baca Juga: Truk Muatan 25 Ton Mogok di Tanjakan Subang-Bandung, KDM Turun Tangan
Namun, Sekar Budaya bukan sekadar menampilkan pertunjukan seni dan tradisi. Momentum tersebut juga menjadi pengingat pentingnya menjaga warisan budaya sekaligus meneruskannya kepada generasi mendatang.
Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, mengatakan peringatan HJKS ke-156 harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan tahunan. Menurutnya, perjalanan panjang Kabupaten Sukabumi merupakan hasil perjuangan para pendahulu yang harus dilanjutkan melalui kerja nyata.
“Semangat, keteladanan, dan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi penerus,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun Sukabumi melalui semangat sinergi, kolaborasi, dan gotong royong.
Baca Juga: HJKS Ke-156, Bupati Asep Japar Ajak Warga Wujudkan Rasa Syukur Lewat Kerja Nyata
Menurut Bupati, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian lingkungan, penguatan ekonomi hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Semangat persatuan yang digambarkan melalui penyatuan air dari berbagai wilayah diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah prosesi budaya.
Lebih dari itu, simbol tersebut diharapkan menjadi semangat bersama untuk menyatukan langkah seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Sukabumi.
Pada usia ke-156 tahun, Kabupaten Sukabumi dihadapkan pada perjalanan pembangunan yang terus berlanjut. Dengan budaya sebagai akar dan gotong royong sebagai kekuatan, Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah.
The post Dari Air Berbagai Wilayah Hingga Budaya Sunda, HJKS Ke-156 Jadi Simbol Persatuan Sukabumi first appeared on Sukabumi Ku.

















